Kebakaran di Sragen

Terkejutnya Lansia di Sragen, Terbangun Gegara Dengar Ledakan, Ternyata Dapur dan Kandang Terbakar

Kebakaran melanda dapur dan kandang ternak milik Jumirah (65), warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen

Tayang:
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Istimewa
DILALAP API - Kebakaran melanda dapur dan kandang ternak milik Jumirah (65), warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Kamis (4/12/2025) dini hari. Peristiwa itu bermula ketika Jumirah terbangun mendengar suara ledakan dari arah dapur dan kandang. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di dapur dan kandang milik Jumirah (65), warga Singopadu, Sragen, Kamis (4/12/2025) dini hari
  • Api diduga berasal dari tungku kayu yang ditinggalkan masih menyala setelah digunakan untuk memasak pakan ternak
  • Pemadaman selesai pukul 03.51 WIB, tidak ada korban jiwa, namun tiga kambing milik Jumirah mati terbakar

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN – Kebakaran melanda dapur dan kandang ternak milik Jumirah (65), warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Kamis (4/12/2025) dini hari.

Peristiwa itu bermula ketika Jumirah terbangun sekitar pukul 02.30 WIB karena mendengar suara ledakan dari arah dapur dan kandang.

Saat dicek, api sudah membesar dan membakar bangunan tersebut.

Kabid Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Sragen, Tommy Isharyanto, menjelaskan bahwa Jumirah memang terbiasa memasak pakan ternak pada malam hari menggunakan tungku kayu.

Setelah selesai, tungku itu ditinggalkan tanpa menyiram sisa bara api.

"Pada pukul 02.30 WIB, Jumirah terbangun dari tidurnya setelah mendengar suara ledakan dari arah dapur dan kandang ternak miliknya," kata Tommy kepada TribunSolo.com.

Kebakaran melanda dapur dan kandang ternak milik Jumirah (65)
DILALAP API - Kebakaran melanda dapur dan kandang ternak milik Jumirah (65), warga Desa Singopadu, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Sragen, Kamis (4/12/2025) dini hari. Peristiwa itu bermula ketika Jumirah terbangun mendengar suara ledakan dari arah dapur dan kandang.

Mengetahui kebakaran, Jumirah segera membangunkan anaknya.

"Api yang besar sudah membakar kandang ternak dan dapur miliknya, seketika anak Jumirah berteriak meminta tolong kepada warga sekitar," ujarnya.

Warga yang mendengar teriakan segera datang dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Baca juga: Merah Menyala, Kebakaran Melanda Rumah di Kompleks Padat Penduduk di Penumping Solo

Tak Ada Korban Jiwa

Salah seorang warga kemudian menghubungi petugas Damkar Kabupaten Sragen untuk meminta bantuan.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 03.51 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun tiga ekor kambing milik Jumirah mati akibat kebakaran.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved