Kebakaran di Solo
Merah Menyala, Kebakaran Melanda Rumah di Kompleks Padat Penduduk di Penumping Solo
Rumah padat penduduk di Solo mengalami kebakaran, api diduga berasal dari lilin.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Sebuah rumah dan kos-kosan di Gang Penumping, Laweyan, Solo terbakar pada Jumat malam diduga akibat lilin yang digunakan pemilik karena listrik rusak sepekan terakhir.
- Pemilik rumah, Susilowati, sedang berada di luar saat lilin diduga meleleh dan memicu api hingga menyambar bangunan berdempetan.
- Damkar menerjunkan 5 unit mobil dan 4 tangki air untuk memadamkan api sekitar satu jam; kerugian masih dihitung.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Asap tebal membumbung tinggi.
Api merah membara terlihat muncul dari sebuah gang di kawasan Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Solo.
Kebakaran melanda kawasan tersebut, ada beberapa yang terdampak kebakaran seperti rumah dan kos-kosan pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 19.46 WIB.
Kebakaran tersebut mengakibatkan bangunan yang berdempetan ludes dilahap si jago merah.
Insiden bermula saat pemilik rumah, Susilowati (57), menyalakan lilin karena listrik di rumahnya rusak dalam sepekan terakhir.
Baca juga: Kebakaran Landa 2 Rumah di Pengkol Sragen, Perhiasan, Surat Penting hingga Motor Ludes
"Kebakaran terjadi di sebuah rumah yang dihuni oleh seorang ibu bernama Susilowati," kata Kapolsek Laweyan, Kompol Dani Herlambang, saat ditemui di lokasi pada Jumat (28/11/2025).
Dari keterangan keponakan korban, kurang lebih satu minggu MCB listrik di rumah tersebut rusak namun belum sempat diperbaiki.
"Akhirnya penerangan sepekan ini menggunakan lilin, dan sebelum kejadian, ibu ini keluar rumah. Kemungkinan besar lilin meleleh dan menyambar entah barang apa," lanjut Dani.
Rumah Berdempetan
Pada saat kejadian, baik rumah yang dihuni Susilowati maupun rumah kos yang berdempetan dalam keadaan kosong.
"Kebetulan rumah sedang kosong. Ibu tinggal seorang diri, dan rumah sebelah yang masih miliknya namun dikontrakkan juga sedang kosong," jelas Dani.
Dani melanjutkan, petugas pemadam kebakaran menerjunkan setidaknya 5 unit mobil pemadam untuk meredam amukan api.
Kurang lebih, api dapat dipadamkan satu jam setelah petugas menghabiskan 4 tangki air.
Sementara itu, mengenai kerugian yang ditimbulkan, Dani menjelaskan pihaknya masih melakukan penghitungan. (*)
| Rumah di Kratonan Solo Dijadikan Gudang Keset Kini Ludes Terbakar, Padahal Stok Baru Datang Kemarin |
|
|---|
| Musibah di Hari Kemenangan, Warga Kratonan Solo Kaget Pulang-pulang Rumahnya Dilalap si Jago Merah |
|
|---|
| Ditinggal Penghuni Ikuti Salat Id, Rumah di Kratonan Solo Ludes Terbakar |
|
|---|
| Kebakaran Gardu Induk PLN Jajar Solo, Terdengar Ledakan, 8 Armada Damkar Dikerahkan Padamkan Api |
|
|---|
| Freezer Gudang Frozen Food di Sumber Solo Menyala 24 Jam Terbakar, Kerugian Lebih dari Rp 200Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pemadaman-damkar-solo-3.jpg)