Kenaikan Harga Sembako di Karanganyar
Jelang Nataru 2026, Harga Cabai Keriting di Karanganyar Tembus Rp70 Ribu! Cabai Rawit Malah Turun
Di Pasar Jungke, cabai keriting merah menjadi komoditas paling mahal, menembus Rp 70 ribu per kilogram.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Ringkasan Berita:
- Menjelang libur Nataru, harga cabai keriting merah di Pasar Jungke melonjak hingga Rp 70 ribu per kilogram.
- Beberapa jenis cabai lain seperti ijo keriting, lalap, dan merah teropong juga naik, namun cabai rawit dan belis putih justru turun harga.
- Pedagang menyebut kenaikan dan penurunan terjadi bertahap mengikuti permintaan dan pasokan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, harga cabai di Kabupaten Karanganyar kembali bergerak tidak seragam.
Cabai keriting merah justru melonjak tajam, sementara cabai rawit mengalami penurunan harga.
Di Pasar Jungke, cabai keriting merah menjadi komoditas paling mahal, menembus Rp 70 ribu per kilogram.
Sunarmi (43), pedagang setempat, mengatakan kenaikan tersebut berlangsung bertahap.
“Harga cabai merah keriting mulai dari Rp 40 ribu per kilogram, kemudian naik bertahap Rp 50 ribu per kilogram hingga Rp 70 ribu per kilogram,” ujarnya saat ditemui TribunSolo, Jumat (12/12/2025).
Baca juga: Jelang Libur Nataru, Harga Bawang Merah hingga Telur di Karanganyar Naik, Beras dan Minyak Stabil
Selain cabai keriting merah, beberapa jenis cabai lain seperti cabai ijo keriting, cabai lalap, dan cabai merah teropong juga ikut merangkak naik.
Cabai ijo keriting naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram, cabai lalap dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu, dan cabai merah teropong dari Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram.
Harga Cabai Rawit Malah Anjlok
Namun kondisi berbeda terjadi pada cabai rawit dan cabai belis putih.
Dua jenis cabai ini justru mengalami penurunan harga.
“Sementara itu, harga cabai rawit dan cabai beli putih mengalami penurunan, untuk cabai rawit turun dari Rp 80 ribu per kilogram menjadi Rp 75 ribu per kilogram, sedangkan harga cabai belis putih turun dari Rp 40 ribu perkilogram menjadi Rp 35 ribu per kilogram,” jelas Sunarmi.
Baca juga: Info Titik Rawan Kemacetan di Karanganyar saat Nataru 2026, Termasuk Simpang Keprabon
Fluktuasi ini diduga karena tingginya permintaan pada beberapa jenis cabai menjelang libur panjang, sementara pasokan cabai rawit dan belis putih masih relatif stabil.
| Ramadhan, Harga Sembako di Karanganyar Melonjak : Ayam Rp 49 Ribu, Cabai Rawit Rp 99 Ribu per Kg |
|
|---|
| Bikin Kaget! Bawang Merah Rp45 Ribu/Kg di Pasar Jungke Karanganyar, Tertinggi dalam Beberapa Tahun |
|
|---|
| Jelang Libur Nataru, Harga Bawang Merah hingga Telur di Karanganyar Naik, Beras dan Minyak Stabil |
|
|---|
| Harga Sembako Mulai Naik Jelang Ramadan, Pemkab Karanganyar Lakukan Sidak, Sebut Stok Masih Aman |
|
|---|
| Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Karanganyar Mulai Naik, Telur Ayam Rp 27 ribu per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/HARGA-CABAI-MEROKET-harga-cabai-rawit-merah-saat-ini-mencapai-Rp-90-ribu-per-kilogram.jpg)