Sumur Bor di Sragen
Warga Kaget, Semburan Air Setinggi 8 Meter Muncul dari Sumur Bor di Sragen
Sumur Bor di Sragen membuat heboh warga. Itu lantaran menyemburkan air setinggi 8 meter.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Warga Desa Krebet, Masaran, Sragen kaget setelah sumur bor irigasi tiba-tiba menyemburkan air setinggi 8 meter.
- Pengeboran dimulai Kamis (20/12/2025) dengan diameter 4 dim. Warga memasang pipa paralon sebagai dinding dan pipa hisap, lengkap dengan mesin pompa air submersible untuk irigasi sawah.
- Semburan terjadi Selasa (30/12/2025) sore setelah mesin submersible mendadak mati, mendorong pipa keluar dari sumur. Polisi memastikan semburan telah berhenti pada Rabu (31/12/2025) pagi.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Warga di kawasan sumur bor di Desa Krebet, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen kaget.
Sebab, air setinggi 8 meter tiba-tiba menyembur dari pengeboran sumur irigasi sawah.
Kejadian ini berawal dari warga yang melakukan pengeboran sumur irigasi.
Proses pengeboran sumur ini dimulai sejak Kamis (20/12/2025) lalu.
Sumur dibor dengan diameter 4 dim, dan setelah 10 hari mencapai kedalaman 90 meter.
Baca juga: Dua Hari Hilang, Penjual Ayam di Pedan Klaten Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Warga kemudian memasang 23 batang pipa paralon berukuran 4 dim dengan panjang 4 meter per batang sebagai dinding sumur.
Pada hari berikutnya, Selasa (30/12/2025), warga memasang 13 batang paralon berdiameter 2 dim dengan panjang 4 meter per batang sebagai pipa hisap.
Pipa tersebut dipasang bersama mesin pompa air submersible, berikut kabel listrik dan tali tambang untuk dimasukkan ke dalam sumur.
Berawal dari Mesin Submersible Mati
Awalnya, proses pengeboran sumur masih lancar, puku 15.45 WIB pekerja pembuat sumur berniat menguras air dan lumpur.
Mereka juga memasang rangkaian pipa mesin submersible.
Setelah selesai, dilakukan uji coba, sumur bor mengeluarkan air.
Namun, selang 45 menit kemudian, mesin submersible tiba-tiba mati.
"Kemudian rangkaian pipa hisap terdorong keluar hingga jatuh ke permukaan sawah dan muncul semburan air setinggi 8 meter,” sambungnya.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, melalui Kapolsek Masaran, AKP Syamsudin membenarkan kejadian ini.
Namun, dia menyatakan bahwa semburan itu sudah berhenti pada Rabu (31/12/2025) pagi ini.
“Pagi ini sudah mati (semburan air dari sumur bor di Desa Krebet),” katanya saat dihubungi TribunSolo.com, Rabu (31/12/2025). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Saluran-irigasi-menyembur-2.jpg)