Jalan Rusak di Boyolali

Lubang Besar Menganga di Jalan Metuk–Mudal Boyolali, Ancam Pengendara, Rusak Sejak Desember 2025

Sebuah lubang besar menganga di Jalan Metuk-Mudal, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, mengancam keselamatan para pengendara.

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
RUSAK - Lubang menganga di jalan Metuk-Mudal, kecamatan Mojosongo, Jumat (16/1/2026). Lubang yang berada di Dukuh Sapiyan, Desa Metuk, ini mulai muncul sejak akhir Desember 2025 lalu. 
Ringkasan Berita:
  • Sebuah lubang besar muncul di Jalan Metuk-Mudal, Mojosongo, Boyolali, akibat drainase jebol, mengancam keselamatan pengendara
  • Warga khawatir lubang terus membesar dan mengganggu akses utama menuju Boyolali Kota; beberapa kecelakaan pernah terjadi
  • Untuk sementara, Dishub Boyolali memasang traffic cone dan water barrier sebagai pembatas lubang.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebuah lubang besar menganga di Jalan Metuk-Mudal, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, mengancam keselamatan para pengendara.

Lubang yang berada di Dukuh Sapiyan, Desa Metuk, ini mulai muncul sejak akhir Desember 2025 lalu.

Drainase Jebol Menjadi Penyebab

Lubang tersebut ternyata merupakan saluran drainase yang jebol.

Karena sebelumnya pernah terjadi kecelakaan pada pengendara motor, pihak berwenang kini memasang traffic cone untuk menandai area berbahaya ini.

Beberapa warga yang ditemui TribunSolo.com menyampaikan bahwa lokasi lubang jalan ini cukup gelap dan rawan kecelakaan.

Lubang menganga di jalan Metuk-Mudal,
RUSAK - Lubang menganga di jalan Metuk-Mudal, kecamatan Mojosongo, Jumat (16/1/2026). Lubang yang berada di Dukuh Sapiyan, Desa Metuk, ini mulai muncul sejak akhir Desember 2025 lalu.

Kekhawatiran Warga

Warga berharap lubang ini segera diperbaiki karena jalan tersebut merupakan jalur utama bagi kendaraan berukuran sedang.

“Jalannya kan rame, soalnya dilalui pegawai pabrik, kendaraan yang keluar dari tol, yang mau ke Boyolali Kota,” ujar Budhi Sentosa, salah satu warga.

Budhi menambahkan, jika lubang ini dibiarkan, ukurannya akan terus membesar.

“Sudah terlihat sebagian tanah di bagian bawah aspal juga terkikis, dan hanya menunggu waktu untuk ikut ambles,” jelasnya.

Baca juga: Jalan Desa Kecik Sragen Tergerus Sungai, Bagian Bawah Tak Ada Penyangga, Mobil Tak Bisa Melintas

Dikhawatirkan, jika jalan ini tidak segera diperbaiki, akses masyarakat menuju Boyolali Kota maupun sebaliknya akan terganggu.

Pengendara terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh.

Untuk sementara, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Boyolali telah memasang water barrier sebagai pembatas lubang untuk mengurangi risiko kecelakaan.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved