Pendaki Hilang di Mongkrang
Drone Pantau Bukit Mongkrang Karanganyar Lokasi Pendaki Hilang : Belum Kelihatan Objek Dicurigai
Pemantauan dilakukan menggunakan pesawat drone kembali setelah sempat terkendala cuaca ekstrem dan kabut tebal di hari sebelumnya.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Drone memantau Bukit Mongkrang dari pos pendakian pertama hingga warung, tapi puncak tak terjangkau karena sinyal hilang
- Pencarian Yazid Ahmad Firdaus dilanjutkan hari ke-11 setelah lima drone sebelumnya gagal terbang akibat kabut tebal
- Drone FPV rakitan pilot Pungki Sasando berhasil menembus kabut, namun belum menemukan objek yang dicurigai
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Pencarian Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, yang hilang di Bukit Mongkrang, pada hari ke-11, Kamis (29/1/2026), belum membuahkan hasil.
Pasalnya, drone yang diterbangkan untuk memantau lokasi, belum menangkap tanda-tanda keberadaan survivor.
Pemantauan dilakukan menggunakan pesawat drone kembali setelah sempat terkendala cuaca ekstrem dan kabut tebal di hari sebelumnya.
Drone milik salah satu anggota Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI) regional Jateng-DIY tersebut memang berhasil menangkap gambar dari pos pendakian pertama hingga warung di lereng.
Hanya saja, puncak bukit tidak terjangkau karena sinyal hilang di balik bukit.
"Tadi pantauan kami masih belum kelihatan objek yang dicurigai," ujar Pungki Sasando (29), pilot drone, saat ditemui TribunSolo.com.
Drone Terbang Kembali di Hari ke-11 Pencarian
Drone diterbangkan untuk memantau lokasi dari tepi jalan Gondosuli-Tawangmangu, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, bukan dari Basecamp Mongkrang atau pos pendakian.
Pesawat drone tersebut menembus kabut yang tersapu angin dan memantau area dari pos pendakian pertama hingga warung di lereng.
Namun, drone tidak mampu menjangkau puncak Bukit Mongkrang karena sinyal hilang saat terbang ke arah sana.
Sando mengatakan, pesawat drone diterbangkan pukul 10.45 WIB.
"Kemarin Rabu (28/1/2026), kami sudah di puncak namun kondisi kabut tebal, jarak pandang terbatas, jadi drone tidak bisa terbang, sehingga hari ini saya mencoba memantau," ujar Sando.
Drone Rakitan dan Biaya Pembuatan
Drone yang diterbangkan adalah tipe First Person View (FPV) dan merupakan rakitan Sando sendiri sejak satu tahun lalu.
Ia mengungkapkan biaya pembuatan drone rakitan paling murah sekitar Rp 10 juta, dan proses perakitannya hanya memakan waktu sehari.
"Saya sudah punya ini sejak tahun lalu, dan untuk merakit ini, membutuhkan Rp 10 juta, dan merakitnya hanya sehari," kata Sando.
Baca juga: Fakta Baru! Ini Alasan Anjing Pelacak Tak Turun Hari ke-11 Pencarian Pendaki Mongkrang Karanganyar
Seperti diketahui, peristiwa hilangnya Yazid terjadi saat ia mendaki bersama teman-temannya, Minggu, 18 Januari 2026.
Mereka memulai pendakian pukul 06.30 WIB dan sampai di puncak sekitar pukul 08.00 WIB.
Namun, saat turun menuju pos tiga, Yazid terpisah dari rombongan.
Seluruh teman-temannya berhasil kembali ke basecamp, tetapi Yazid belum terlihat.
Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada petugas SAR.
Pada pencarian hari ke-9, petugas mendapatkan petunjuk baru berasal dari area Pos 3 Tapak Nogo.
Beberapa personel yang terlibat pencarian mencium bau menyengat di lokasi tersebut.
(*)
Pendaki Hilang
Bukit Mongkrang
Karanganyar
Drone
Gawanan
Colomadu
Yazid Ahmad Firdaus
Asosiasi Pilot Drone Indonesia
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Pengelola Lakukan Pembenahan Jalur |
|
|---|
| Imbas Penutupan Bukit Mongkrang Karanganyar, Pedagang Jalur Pendakian Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Kemungkinan hingga Akhir Ramadhan |
|
|---|
| Cerita Relawan, Rela Bermalam di Tengah Hutan Demi Temukan Keberadaan Yazid |
|
|---|
| Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan, Terselip Doa Sang Ibunda dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pungki-Sasando-menerbangkan-pesawat-drone-untuk-memantau.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.