Perampokan di Boyolali

Keluarga Ungkap Barang Hilang dalam Tragedi Perampokan Berdarah di Boyolali : Motor dan Perhiasan

Sejumlah barang dikabarkan hilang dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Dukuh/Desa Pengkol, Karanggede

Tayang:
Penulis: Tri Widodo | Editor: Putradi Pamungkas
TribunSolo.com/Tri Widodo
OLAH TKP - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah warga yang diduga dirampok di Karanggede, Boyolali pada Kamis (29/1/2026). Satu orang anak diketahui meninggal. 
Ringkasan Berita:
  • Polisi masih menyelidiki kasus pencurian dengan kekerasan di Desa Pengkol, Karanggede, Boyolali, Kamis (29/1/2026)
  • Kakak ipar korban, Ngatirin, menyebut sepeda motor dan perhiasan korban diduga dibawa pelaku, serta menolong korban ke RSUD Simo
  • Kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak pelaku di sekitar lokasi.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI – Sejumlah barang dikabarkan hilang dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kamis (29/1/2026).

Ngatirin, kakak ipar korban, mengaku belum mengetahui secara pasti barang apa saja yang raib dari rumah korban.

Namun, berdasarkan pengamatan awal, terdapat beberapa barang yang diduga kuat dibawa kabur pelaku.

"Hanya sekilas, yang tidak ada itu sepeda motor sama perhiasan yang biasa dipakai korban," kata Ngatirin saat ditemui TribunSolo.com di lokasi kejadian.

KESAKSIAN PAMAN - Ngatirin, paman korban dalam peristiwa perampokan sadis yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2026). Ia menjadi orang pertama dari pihak keluarga yang datang ke rumah korban setelah mendapat kabar dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat.
KESAKSIAN PAMAN - Ngatirin, paman korban dalam peristiwa perampokan sadis yang terjadi di Dukuh Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Kamis (29/1/2026). Ia menjadi orang pertama dari pihak keluarga yang datang ke rumah korban setelah mendapat kabar dari Purwanto, suami korban, yang saat kejadian berada di Kalimantan Barat. (TribunSolo.com/Tri Widodo)

Ngatirin merupakan orang pertama dari pihak keluarga yang masuk ke rumah korban setelah kejadian.

Ia juga menjadi orang pertama yang menolong korban luka, Daryanti (34), serta membawa korban ke RSUD Simo untuk mendapatkan perawatan medis.

Baca juga: Perampokan Sadis Karanggede Boyolali : Dalam Kondisi Kritis, Ibu Korban Minta Anaknya Diselamatkan

Proses Penyelidikan Polisi

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan.

Polres Boyolali belum merilis secara resmi daftar barang yang hilang dalam peristiwa perampokan tersebut.

Tim kepolisian mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri jejak pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa perampokan sadis terjadi di rumah megah milik Purwanto, warga Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (29/1/2026).

Dalam kejadian tersebut, anak Purwanto yang masih berusia 6 tahun, tewas mengenaskan.

Bocah malang itu ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di dalam rumah.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved