Perampokan Boyolali
Kasus Perampokan Sadis Boyolali, Polisi Amankan Motor Korban yang Dibawa Kabur Pelaku
Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor milik korban yang dibawa kabur pelaku dalam pelariannya ke Kudus
Penulis: Tri Widodo | Editor: Erlangga Bima Sakti
Ringkasan Berita:
- Polisi mendalami kasus perampokan sadis di Dukuh/Desa Pengkol, Karanggede, Kamis (29/1/2026), dan telah mengamankan AG (30) yang diduga terlibat pembunuhan anak dan penganiayaan ibu korban.
- Kapolres Boyolali menyebut pelaku masih diperiksa, barang bukti berupa kendaraan korban diamankan, sementara motif dan kemungkinan pelaku lain masih didalami.
- Keluarga menyebut perhiasan serta sepeda motor korban hilang usai kejadian.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO. COM, BOYOLALI - Polisi terus mendalami kasus perampokan sadis yang terjadi di Dukuh/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede yang terjadi pada Kamis (29/1/2026).
Dalam kasus itu, polisi telah mengamankan satu orang yang diduga menjadi pelaku pembunuhan anak di bawah umur dan penganiayaan terhadap ibu muda.
Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana mengatakan pihaknya masih harus meminta keterangan terduga pelaku berinisial AG (30). Selain itu, sepeda motor korban yang dibawa pelaku juga diamankan.
"Kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa kendaraan milik korban,” kata Indra.
Baca juga: Keluarga Korban Sebut Istri Pelaku Perampokan di Boyolali Sering Berkunjung ke Rumah Korban
Terkait motif serta kemungkinan adanya pelaku lain, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.
“Untuk motif dan lain-lain, harap sabar, masih dalam proses pendalaman lebih lanjut,” tambahnya.
Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian, namun pihak keluarga dan warga sekitar mulai berspekulasi.
Pelaku AG (30) bukan merupakan orang asing bagi korban.
Salah satu keluarga korban menyebut jika AG merupakan juga merupakan warga Dukuh/Desa Pengkol, namun berbeda RT dengan korban.
Baca juga: Detik-detik Sebelum Perampokan Sadis di Boyolali : Pelaku Pancing Korban Pura-pura Bayar Utang
Sebelumnya diberitakan, Ngatirin atau kakak ipar korban, orang pertama dari pihak keluarga yang masuk ke dalam rumah korban setelah kejadian menyebut jika perhiasan yang biasa dipakai korban tidak ada.
Selain itu sepeda motor korban juga tidak ada di rumah tepat setelah kejadian.
"Hanya sekilas, yang tidak ada itu sepeda motor sama perhiasan yang biasa dipakai korban," kata Ngatirin saat ditemui TribunSolo.com di lokasi kejadian. (*)
| Rekonstruksi Perampokan Maut di Karanggede Boyolali Ungkap Indikasi Perencanaan Sebelum Aksi Terjadi |
|
|---|
| Korban Perampokan Sadis Boyolali Lewati Masa Kritis, Kena Sayat 22 Kali di Leher & Ditusuk 10 Kali |
|
|---|
| Korban Perampokan Boyolali Diizinkan Pulang, Tetap Dalam Pengawasan Dokter |
|
|---|
| Disayat dan Ditusuk, Polisi Bongkar yang Dialami Korban Perampokan Sadis Boyolali |
|
|---|
| Alami 22 Luka Sayat, Korban Perampokan Sadis Boyolali Daryanti Akhirnya Pulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Garis-polisi-terpasang-di-rumah-warga-yang-diduga-dirampok-di-Pengkol-Karanggede-Boyolali.jpg)