Pendaki Hilang di Mongkrang

Pencarian Yazid di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditutup, SAR: Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru

Operasi pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Colomadu, Karanganyar, resmi ditutup Sabtu (31/1/2026).

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
RESMI DIHENTIKAN - Suasana basecamp Mongkrang pada operasi pencarian SAR Yazid Ahmad Firdaus (26), pendaki yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, di hari ke-11, Kamis (29/1/2026). Pencarian terhadap Yazid Ahmad Firdaus resmi dihentikan pada Sabtu (31/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Operasi SAR pencarian Yazid Ahmad Firdaus di Bukit Mongkrang resmi dihentikan karena tidak ditemukan petunjuk.
  • Penghentian opsar dilakukan sesuai aturan dan SOP Basarnas setelah perpanjangan pencarian.
  • SAR menegaskan pencarian bisa dibuka kembali jika di kemudian hari ditemukan jejak atau petunjuk baru terkait survivor.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR – Tim SAR menegaskan pencarian pemuda asal Colomadu yang hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar masih bisa dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk baru terkait keberadaan survivor.

Operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026) setelah upaya pencarian selama beberapa hari tidak membuahkan hasil.

Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, menjelaskan bahwa penghentian opsar dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan prosedur operasional standar.

PENDAKI HILANG - Para anggota SAR berkumpul di basecamp Bukti Mongkrang, Karanganyar, Rabu (21/1/2026). Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Perum Angsana, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang.
PENDAKI HILANG - Para anggota SAR berkumpul di basecamp Bukti Mongkrang, Karanganyar, Rabu (21/1/2026). Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Perum Angsana, Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, dilaporkan hilang saat mendaki Bukit Mongkrang. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Penghentian tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan serta Keputusan Kepala Basarnas RI Nomor SK.KBSN-154/HM.01.04/VI/BSN-2020 tentang Standar Pelayanan Publik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

Baca juga: Operasi Pencarian Pendaki Hilang Resmi Berakhir, Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup

“Kami sudah melakukan perpanjangan, namun kami hingga saat ini tidak menemukan jejak ceceran suvirvor,” kata Basuki, Minggu (1/2/2026).

Meski demikian, Basuki menegaskan penutupan ini tidak bersifat permanen.

Operasi pencarian dapat kembali diaktifkan jika di kemudian hari muncul temuan baru yang mengarah pada keberadaan Yazid.

“Apabila suatu hari ditemukan jejak ceceran dari suvirvor kemungkinan opsar di buka lagi,” kata dia.

Baca juga: 5 Rekomendasi Wisata Candi di Karanganyar Jateng : Cocok untuk Tenangkan Diri Sambil Belajar Sejarah

Dengan demikian, tim SAR tetap membuka peluang untuk melanjutkan pencarian jika ada laporan atau petunjuk valid dari masyarakat maupun pihak terkait.

(*) 

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved