Santri di Wonogiri Tewas Diduga Bullying

Tak Ada Banding, Kasus Penganiayaan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Inkrah

Kasus Ponpes Santri Manjung dinyatakan inkrah. Kedua pihak menerima vonis penjara 2 tahun 9 bulan.

Tayang:
TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti
DUGAAN BULLYING - Suasana Ponpes Santri Manjung Wonogiri, Jumat (2/1/2026). Berkas perkara kasus penganiayaan santri di Pondok Pesantren (Ponpes) Santri Manjung, Wonogiri, yang berujung kematian, dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus penganiayaan antar-santri di Ponpes Santri Manjung, Wonogiri, yang menewaskan satu santri, telah dinyatakan inkrah pada 28 Januari 2026.
  • Dua anak pelaku divonis 2 tahun 9 bulan penjara, lebih ringan dari tuntutan Jaksa 3 tahun, karena pertimbangan kooperatif dan berhak memperbaiki diri.
  • Kedua anak juga menjalani pidana pelatihan kerja selama 3 bulan di Bapas Klaten, pelaksanaan vonis oleh Kejari Wonogiri.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kasus penganiayaan antar-santri di Ponpes Santri Manjung, Wonogiri, yang mengakibatkan satu santri meninggal dunia, dinyatakan inkrah.

Juru Bicara Pengadilan Negeri (PN) Wonogiri, Donny, mengatakan perkara itu sudah dinyatakan inkrah pada 28 Januari 2026.

"Perkara itu sudah inkrah. Per tanggal 28 Januari 2026 inkrah," jelasnya.

Ia menjelaskan, ketika putusan dibacakan pada 22 Januari 2026, kedua pihak menerima vonis penjara 2 tahun 9 bulan untuk dua anak pelaku penganiayaan.

Namun, ada waktu 7 hari untuk mengajukan banding atas putusan tersebut.

Selama kurun waktu itu, tidak ada banding yang diajukan dari kedua belah pihak.

"Pelaksanaan putusan akan dilakukan oleh Kejari (Kejaksaan Negeri) Wonogiri," jelasnya.

DUGAAN BULLYING - Suasana Ponpes Santri Manjung Wonogiri, Kamis (18/12/2025) siang. Sseorang santri Ponpes Santri Manjung di Kecamatan Wonogiri Kota meninggal dunia usai diduga mengalami penganiayaan atau bullying oleh santri lain.
DUGAAN BULLYING - Suasana Ponpes Santri Manjung Wonogiri, Kamis (18/12/2025) siang. Sseorang santri Ponpes Santri Manjung di Kecamatan Wonogiri Kota meninggal dunia usai diduga mengalami penganiayaan atau bullying oleh santri lain. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Vonis Lebih Ringan

Diberitakan sebelumnya, majelis hakim PN Wonogiri menjatuhkan vonis 2 tahun 9 bulan kepada dua anak yang berhadapan dengan hukum atas kasus penganiayaan yang mengakibatkan santri Ponpes Santri Manjung, MMA, meninggal dunia.

Vonis 2 tahun 9 bulan yang dijatuhkan majelis hakim lebih rendah dibandingkan tuntutan Jaksa.

Diketahui, keduanya dituntut 3 tahun penjara oleh Jaksa.

Namun, majelis hakim memiliki pertimbangan lain sehingga vonis diberikan lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Baca juga: Penganiayaan Santri di Ponpes Manjung Wonogiri, Dua Anak Dituntut 3 Tahun

Ada sejumlah pertimbangan, di antaranya kedua anak itu kooperatif saat memberikan keterangan.

Selain itu, menurut hakim, keduanya berhak memperbaiki diri di masa depan.

Kedua anak itu juga akan menjalani pidana pelatihan kerja.

Selama 3 bulan, keduanya akan mengikuti pelatihan di Bapas Klaten. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved