Gempa Pacitan

Genteng Rumah Warga Karanganyar Melorot saat Gempa Pacitan, Beruntung tak Timpa Penghuni

Gempa magnitudo 6,4 itu membawa dampak kerusakan salah satu rumah warga di Kecamatan Jatiyoso. Rumah tersebut diketahui milik warga bernama Parno (45)

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
GOTONG ROYONG - Kondisi genteng rumah milik Parno, warga Dusun Geneng, Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar. Gempa Pacitan yang terjadi pada Jumat (6/2/2026) membawa dampak kerusakan di sejumlah wilayah Solo Raya. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi magnitudo 6,4 di Pacitan, Jumat (6/2/2026) dini hari, terasa hingga Solo Raya termasuk Kabupaten Karanganyar.
  • Satu rumah warga di Dusun Geneng, Desa Jatisawit, Kecamatan Jatiyoso milik Parno (45) mengalami kerusakan pada bagian genteng.
  • Tidak ada korban jiwa; penghuni rumah sempat keluar menyelamatkan diri dan warga bergotong royong memperbaiki genteng yang mlorot.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Gempa bumi di Kabupaten Pacitan terasa di wilayah Solo Raya, termasuk Kabupaten Karanganyar, Jumat (6/2/2026) dini hari.

Gempa magnitudo 6,4 itu membawa dampak kerusakan salah satu rumah warga di Kecamatan Jatiyoso. Rumah tersebut diketahui milik warga bernama Parno (45) yang tinggal di Dusun Geneng, Desa Jatisawit.

Camat Jatiyoso Mahmud Azis Arifin mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya rumah milik warga Jatisawit rusak pasca terjadi gempa bumi Pacitan pada dini hari itu.

Baca juga: Dampak Gempa 6,4 M Terasa di Wonogiri : 2 Sekolah, Puskesmas, dan Rumah Warga Alami Kerusakan

"Satu rumah milik Parno, genteng pasa mlorot dan tak ada korban jiwa," ucap dia.

Ia mengatakan, saat itu pemilik dan penghuni rumah sedang tertidur pulas. Rumah itu, kata dia, dihuni empat orang.

Saat gempa beruntung pengjuni rumah merasakan guncangan sehingga segera berlari keluar rumah untuk mencari tempat aman. 

Baca juga: Gempa Pacitan Guncang Solo Raya: Rumah di Karanganyar Rusak dan Gapura di Klaten Roboh

"Penghuni rumah terbangun dan keluar rumah saat gempa itu terjadi," kata dia.

"Saat ini secara bergotong-royong masyarakat menempatkan genteng yang mlorot akibat gempa tadi," imbuh dia. (*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved