Pendaki Hilang di Mongkrang
Penemuan Jasad Pendaki Mongkrang Munculkan Istilah Botol Kosong, Ini Artinya
Pendaki yang hilang di Mongkrang memunculkan istilah botol kosong. Istilah ini ternyata memiliki arti tersendiri di antara para relawan.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Istilah “botol kosong” ramai dibahas usai penemuan jasad pendaki Yasid Ahmad Firdaus (26) yang sebelumnya hilang di Bukit Mongkrang, Karanganyar.
- Relawan SAR menjelaskan kode tersebut digunakan sebagai istilah untuk penemuan pendaki dalam kondisi meninggal dunia.
- Jasad Yasid ditemukan di aliran sungai kawasan Bukit Mitis pada Selasa (10/2/2026) pagi dan saat ini dalam proses evakuasi oleh petugas.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Muncul istilah botol kosong usai kabar penemuan jasad pendaki Yasid Ahmad Firdaus (26), warga Gawanan, Kecamatan Colomadu, yang sempat hilang di Bukit Mongkrang pada Januari lalu.
Istilah tersebut muncul dari komentar netizen di unggahan beberapa media sosial.
Lantas, apa arti dari istilah atau kode botol kosong tersebut?
Aditya, salah satu tim SAR gabungan yang ikut dalam pencarian Yasid, mengungkapkan bahwa istilah penyebutan atau kode botol kosong memang sering digunakan oleh relawan.
Kode tersebut digunakan untuk mengistilahkan penemuan pendaki dengan kondisi sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia.
"Itu kode saja penyebutannya," ungkap Aditya melalui pesan singkat, Selasa (10/2/2026).
Titik Terang
Keberadaan Yazid Ahmad Firdaus (26) menemui titik terang.
Yazid adalah warga Gawanan, Kecamatan Colomadu yang hilang di bukit Mongkrang, Karanganyar.
Pencarian Pemuda tersebut dilakukan berhari-hari.
Dia akhirnya ditemukan pada Selasa (10/2/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno menerangkan, jasad Yazid ditemukan di aliran sungai kawasan Bukit Mitis.
Penemuan jasad tersebut pada Selasa pagi dan saat ini tengah dilakukan proses evakuasi oleh petugas.
"Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan sekira pukul 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah," ungkap Hendro saat dihubungi awak media, Selasa (10/2/2026).
Baca juga: Ditemukan, Jenazah Pendaki yang Hilang di Bukit Mongkrang Dibawa ke RSUD Karanganyar
Ia menambahkan, korban ditemukan oleh relawan gabungan yang melakukan pencarian mandiri.
Sementara itu, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dikenali sebagai Yazid.
"Betul, Yazid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaos kaki yang mungkin terbawa arus," jelasnya.
Hasil koordinasi dengan keluarga, rencana jenazah akan dibawa ke RSUD Karanganyar setelah proses evakuasi selesai.
Seperti diberitakan sebelumnya, Yazid dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang usai melakukan pendakian pada Minggu (18/1/2026). Operasi SAR sendiri digelar selama sepekan, namun tidak menemukan titik terang dan sempat ditutup.
Proses pencarian kemudian diperpanjang tiga hari hingga Rabu (28/1/2026), dan diperpanjang lagi selama tiga hari hingga akhirnya ditutup pada Sabtu (31/1/2026). (*)
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Pengelola Lakukan Pembenahan Jalur |
|
|---|
| Imbas Penutupan Bukit Mongkrang Karanganyar, Pedagang Jalur Pendakian Hentikan Aktivitas |
|
|---|
| Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup, Kemungkinan hingga Akhir Ramadhan |
|
|---|
| Cerita Relawan, Rela Bermalam di Tengah Hutan Demi Temukan Keberadaan Yazid |
|
|---|
| Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar Ditemukan, Terselip Doa Sang Ibunda dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Pendaki-hilang-mongkrang-2.jpg)