Pendaki Hilang di Mongkrang

Pendaki Hilang di Mongkrang Karanganyar Ditemukan, 7 Hari setelah Ibunda Berangkat Umroh

Pendaki yang hilang di bukit Mongkrang ditemukan setelah 7 hari ibundanya berangkat Umroh.

|
TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto
RUMAH DUKA. Suasana rumah duka Yazid Ahmad Firdaus (26) di Colomadu, Karanganyar pada Selasa (10/2/2026). Jenazah pendaki tersebut ditemukan di bukit Mitis. 
Ringkasan Berita:
  • Penemuan jenazah pendaki Yazid Ahmad Firdaus (26) di Bukit Mongkrang membuat keluarga lega setelah pencarian sejak 18 Januari 2026.
  • Keluarga diketahui selalu hadir dan mendampingi proses pencarian sejak hari pertama hingga korban ditemukan pada Selasa (10/2/2026).
  • Ibunda Yazid sedang menjalankan ibadah umroh sejak 3 Februari 2026, yang disebut juga sebagai upaya doa agar anaknya segera ditemukan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto 

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ditemukannya Yazid Ahmad Firdaus (26) tentu membuat keluarga lega. 

Keluarga Yazid tak pernah menyerah, dari catatan TribunSolo.com, mereka selalu menemani dan hadir dalam momen pencarian pendaki tersebut. 

Sejak hari pertama hilang pada Minggu, 18 Januari 2026 sampai ditemukannya pada Selasa, 10 Februari 2026, keluarga selalu ada. 

Bahkan, diketahui, Ibunda dari Yazid, berdasarkan informasi dari tetangga melaksanakan umroh sejak 3 Februari 2026. 

Dari keberangkatan itu, Yazid ditemukan selang 7 hari yakni selasa ini. 

Rustiningsih, ibunda Yazid kini masih menjalankan ibadah umroh.

Kabar terkait ibunda Yazid yang tengah menjalankan ibadah umroh itu pun dibenarkan kakak perempuan korban.

"Iya betul, ibu lagi umroh," terang Asytari Fauziah melalui pesan singkat.

Umroh Demi Yazid Ditemukan

Sementara itu, tetangga yang ditemui TribunSolo.com di rumah duka, Fahmi menceritakan sempat mendengar Rustiningsih berangkat ke Tanah Suci selain untuk menjalankan ibadah umroh juga untuk mendoakan agar anaknya bisa segera ditemukan.

Ibunda Yazid sendiri berangkat umroh sejak tanggal 3 Februari lalu dan hingga saat ini masih berada di sana.

"Iya, saya dapat cerita dari ibu saya yang sempat ngobrol dengan beliau. Beliau berangkat umroh tanggal 3 kemarin, salah satunya bernazar doa di sana agar Yazid segera ditemukan," ungkap salah satu tetangga Yazid.

"Sekarang beliau masih di sana," lanjutnya.

Dari pantauan TribunSolo.com, kondisi rumah duka kini sudah mulai didatangi pelayat.

Sementara itu, informasi yang diperoleh TribunSolo.com, jenazah akan langsung dikebumikan di pemakaman Gawanan pada Selasa (10/2/2026) pukul 19.30 WIB.

RUMAH DUKA. Suasana rumah duka Yazid Ahmad Firdaus (26) di Colomadu, Karanganyar pada Selasa (10/2/2026). Jenazah pendaki tersebut ditemukan di bukit Mitis.
RUMAH DUKA. Suasana rumah duka Yazid Ahmad Firdaus (26) di Colomadu, Karanganyar pada Selasa (10/2/2026). Jenazah pendaki tersebut ditemukan di bukit Mitis. (TribunSolo.com/Andreas Chris Febrianto)

Ditemukan di Aliran Sungai

Keberadaan Yazid Ahmad Firdaus (26) menemui titik terang. 

Yazid adalah warga Gawanan, Kecamatan Colomadu yang hilang di bukit Mongkrang, Karanganyar

Pencarian Pemuda tersebut dilakukan berhari-hari. 

Dia akhirnya ditemukan pada Selasa (10/2/2026). 

Ini dibenarkan Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno. 

Dia menerangkan jasad Yazid ditemukan di aliran sungai kawasan Bukit Mitis.

Penemuan jasad tersebut pada Selasa pagi dan saat ini tengah dilakukan proses evakuasi oleh petugas.

"Tadi kita temukan bersama relawan, kita temukan di sungai wilayah Mitis. Kita temukan sekira pukul 08.00 WIB, ini dievakuasi ke bawah," ungkap Hendro saat dihubungi awak media, Selasa (10/2/2026).

OPSAR DITUTUP - Operasi Pencarian SAR (Opsar) suvirvor Yazid Ahmad Firdaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, masih berakhir nihil, kini resmi ditutup, pada hari ke-13, Sabtu (31/1/2026). Survivor sampai sekarang belum ditemukan.
OPSAR DITUTUP - Operasi Pencarian SAR (Opsar) suvirvor Yazid Ahmad Firdaus (26), pemuda asal Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar yang hilang di Bukit Mongkrang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, masih berakhir nihil, kini resmi ditutup, pada hari ke-13, Sabtu (31/1/2026). Survivor sampai sekarang belum ditemukan. (TribunSolo.com)

Ditemukan Relawan Gabungan

Ia menambahkan, korban ditemukan oleh relawan gabungan yang melakukan pencarian mandiri.

Sementara itu, kondisi korban saat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan dikenali sebagai Yazid.

"Betul, Yazid. Alhamdulillah jasadnya masih utuh. Informasinya ada sepatu dan kaos kaki yang mungkin terbawa arus," jelasnya.

Hasil koordinasi dengan keluarga, rencana jenazah akan dibawa ke RSUD Karanganyar setelah proses evakuasi selesai.

Seperti diberitakan sebelumnya, Yazid dilaporkan hilang di Bukit Mongkrang usai melakukan pendakian pada Minggu (18/1/2026). Operasi SAR sendiri digelar selama sepekan, namun tidak menemukan titik terang dan sempat ditutup.

Proses pencarian kemudian diperpanjang tiga hari hingga Rabu (28/1/2026), dan diperpanjang lagi selama tiga hari hingga akhirnya ditutup pada Sabtu (31/1/2026).  

Pencarian Sempat Ditutup

Tim SAR menegaskan pencarian pemuda asal Colomadu yang hilang di Bukit Mongkrang Karanganyar masih bisa dibuka kembali apabila ditemukan petunjuk baru terkait keberadaan survivor.

Operasi pencarian dan pertolongan (Opsar) terhadap Yazid Ahmad Firdaus (26), warga Desa Gawanan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, resmi ditutup pada Sabtu (31/1/2026) setelah upaya pencarian selama beberapa hari tidak membuahkan hasil.

Kasubsi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tipe B Surakarta, Basuki, menjelaskan bahwa penghentian opsar dilakukan sesuai aturan yang berlaku dan prosedur operasional standar.

Penghentian tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan serta Keputusan Kepala Basarnas RI Nomor SK.KBSN-154/HM.01.04/VI/BSN-2020 tentang Standar Pelayanan Publik Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.

Baca juga: Operasi Pencarian Pendaki Hilang Resmi Berakhir, Bukit Mongkrang Karanganyar Masih Ditutup

“Kami sudah melakukan perpanjangan, namun kami hingga saat ini tidak menemukan jejak ceceran suvirvor,” kata Basuki, Minggu (1/2/2026).

Meski demikian, Basuki menegaskan penutupan ini tidak bersifat permanen.

Operasi pencarian dapat kembali diaktifkan jika di kemudian hari muncul temuan baru yang mengarah pada keberadaan Yazid.

“Apabila suatu hari ditemukan jejak ceceran dari suvirvor kemungkinan opsar di buka lagi,” kata dia.

Dengan demikian, tim SAR tetap membuka peluang untuk melanjutkan pencarian jika ada laporan atau petunjuk valid dari masyarakat maupun pihak terkait. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved