Ramadhan 2026

Padusan di Klaten 2026, Umbul Kemanten dan Siblarak Tetap Pasang Tarif Normal Rp10.000

Tiket masuk Umbul Kemanten dan Umbul Siblarak saat Padusan tetap Rp10.000 tanpa kenaikan tarif.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
PENUH PENGUNJUNG - Suasana Umbul Kemanten, di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, jelang puasa, Senin (16/2/2026). Menjelang tradisi Padusan, harga tiket masuk di Umbul Kemanten tetap dipatok normal tanpa kenaikan tarif yakni Rp10.000. 

 

Ringkasan Berita:
  • Tiket masuk Umbul Kemanten dan Umbul Siblarak saat Padusan tetap Rp10.000 tanpa kenaikan tarif.
  • Pengelola telah menyiapkan fasilitas, keamanan, kesehatan, dan rescue untuk lonjakan pengunjung.
  • Rangkaian Padusan juga dimeriahkan tradisi merti banyu, kenduri, doa bersama, dan tari tradisional.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Menjelang tradisi Padusan, harga tiket masuk di Umbul Kemanten tetap dipatok normal tanpa kenaikan tarif.

Kebijakan ini dilakukan agar masyarakat bisa menjalankan tradisi menyambut Ramadan tanpa terbebani biaya tambahan.

Tradisi Padusan memang kerap dilakukan masyarakat Jawa sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

Banyak warga berdatangan ke pemandian, mata air, maupun umbul untuk mandi dan bersuci sebagai simbol penyucian diri.

Baca juga: 11 Umbul di Klaten Jateng untuk Padusan Jelang Ramadhan : Tawarkan Air Jernih dan Pemandangan Alam

Di Desa Sidowayah, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, terdapat dua obyek wisata pemandian yang dikelola BUMDes Sinergi Sidowayah, yakni Umbul Kemanten dan Umbul Siblarak.

Kedua umbul ini menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat untuk mandi maupun berenang saat tradisi Padusan berlangsung.

Ketua BUMDes Sinergi Sidowayah, Hartoyo, menegaskan bahwa harga tiket masuk tidak mengalami kenaikan meski pengunjung diprediksi membludak.

"Untuk harga tiket, kita tidak naikkan. Sama seperti hari biasa Rp10.000," ujar Hartoyo kepada TribunSolo.com, Senin (16/2/2026).

Ia menjelaskan, persiapan yang dilakukan pengelola hampir sama seperti event Padusan pada tahun-tahun sebelumnya.

"Kalau persiapan objek wisata kita sudah terbiasa dengan event-event padusan, jadi segala prasarana-prasarana dan mungkin dari segi keamanan, dari segi kesehatan, rescue dan sebagainya kita sudah siap," jelasnya.

Baca juga: Pemotor Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Parit di Sekarsuli Klaten

"Dalam arti untuk menghadapi menghadapi tamu yang begitu banyak yang hadir, kita sudah mempersiapkan segala sesuatunya," imbuhnya.

Hartoyo kembali menegaskan tidak adanya kenaikan tarif dalam momentum budaya tersebut.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved