Ramadan 2026

Nahdlatul Ulama Karanganyar Tunggu Hasil Sidang Isbat untuk Menentukan 1 Ramadan 1447 H

PCNU Karanganyar menunggu hasil sidang isbat. Mereka akan mengikuti keputusan dari sidang tersebut.

TribunSolo.com/Dok Assalaam
ILUSTRASI. Kegiatan rukyatul hilal digelar menjelang Hari Raya Idul Adha di Observatorium Assalaam Solo itu dilakukan pada Sabtu (10/7/2021) sejak pukul 15.30 WIB silam. Nahdlatul Ulama Karanganyar menunggu hasil sidang isbat. (istimewa) 

Meskipun demikian, tahun ini Kemenag Karanganyar telah menambah peralatan baru yang lebih modern untuk mendukung proses rukyat.

“Sekarang Kemenag Karanganyar sudah mendapatkan alat tambahan yang lebih modern. Nanti kita sekalian belajar. Soal terlihat atau tidak, wallahualam. Kadang yang sudah senior dan berpengalaman pun belum tentu bisa melihat,” ungkap dia.

Baca juga: Hilal Sering Tak Terlihat di Candi Sukuh, Kini Kemenag Karanganyar Gunakan Teropong Modern

Ia berharap, dengan adanya peralatan baru tersebut, proses pemantauan hilal dapat berjalan lebih optimal.

Kemudian, soal potensi perbedaan awal Ramadan antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan Islam seperti Muhammadiyah, Hidayat menilai masyarakat Karanganyar sudah semakin dewasa dalam menyikapi perbedaan.

"Insyaallah masyarakat sekarang sudah mulai memahami tentang khilafiyah ini. Di Kabupaten Karanganyar sendiri sudah disadarkan bahwa perbedaan itu hal biasa dan selama ini kondusif serta tidak ada masalah," tuturnya.

Soal kemungkinan perbedaan hari pelaksanaan Idul Fitri, Kemenag akan melakukan pemetaan apabila terjadi perbedaan hari salat Id.

Ia mengajak masyarakat memaknai Ramadan sebagai momentum meningkatkan kepedulian sosial, terutama di tengah situasi berbagai bencana yang melanda sejumlah daerah.

“Kalau nanti ada perbedaan hari, tentu kita akan memetakan siapa yang salat lebih awal dan siapa yang salat lebih akhir. Itu jelas akan kita atur supaya tetap tertib dan kondusif,” tegasnya.

“Dalam situasi negara yang sedang banyak ujian, seperti banjir dan tanah longsor, Ramadan ini semoga bisa memberi nilai lebih dalam kepedulian sesama. Saling membantu, saling menjaga, dan memberi, termasuk kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” pungkas dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved