Perang Israel-Amerika Serikat Vs Iran, Apa Dampaknya Bagi Warga Solo Raya?

Salah satu pemicunya adalah penutupan Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20 persen perdagangan minyak dunia.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Tangkapan layar dari akun X Global Eye
AS-ISRAEL SERANG IRAN - Serangan AS dan Israel menyasar ibu kota Iran, Teheran, dan beberapa kota lainnya pada Sabtu (28/2/2026). Ini dampak perang AS-Israel versus Iran bagi warga Solo Raya, Jawa Tengah, jika konflik meluas. 

Ketua Umum Apindo, Shinta Kamdani, memperingatkan lonjakan biaya logistik bisa mulai terasa dalam dua hingga tiga minggu ke depan.

Rupiah Melemah, Emas Naik

Guru Besar Universitas Airlangga, Rahma Gafmi, mengingatkan potensi pelemahan rupiah hingga Rp 17.000 per dolar AS jika krisis memburuk.

Pelemahan rupiah akan membuat harga barang impor semakin mahal, termasuk bahan baku industri dan produk elektronik yang banyak beredar di Solo Raya.

Di sisi lain, analis komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi harga emas dunia bisa melonjak hingga US$ 6.000 per troy ons.

Artinya, harga emas di dalam negeri juga berpotensi mencetak rekor baru.

Apa Artinya bagi Warga Solo Raya?

Jika konflik berkepanjangan, warga Solo Raya perlu bersiap menghadapi:

  • Potensi kenaikan harga BBM dan tarif angkutan
  • Harga sembako dan barang konsumsi yang merangkak naik
  • Tekanan inflasi akibat melemahnya rupiah

Para ekonom mendorong pemerintah memperkuat ketahanan energi, mengurangi ketergantungan impor minyak, serta mempercepat diversifikasi energi baru terbarukan agar dampak global tidak terlalu menghantam ekonomi daerah.

Meski konflik terjadi ribuan kilometer dari Solo Raya, efek dominonya bisa terasa di dompet masyarakat dalam waktu relatif singkat.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved