Bocah Tenggelam di Karanganyar

Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar Berakhir Nihil, Arus Deras dan Hujan Jadi Kendala

Faktor cuaca dan arus air yang deras menjadi kendala pencarian Faiz Khairul Nizam, bocah berusia 8 tahun asal Dukuh Tasgunting tersebut.

Dok. Istimewa
BELUM DITEMUKAN - Pencarian bocah berkebutuhan khusus yang hilang dan diduga tenggelam di sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, pada Senin (30/3/2026) berakhir nihil. Faktor cuaca dan arus air yang deras menjadi kendala pencarian Faiz Khairul Nizam, bocah berusia 8 tahun asal Dukuh Tasgunting tersebut. 

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (29/3/2026). Didik yang sehari sebelumnya sudah berangkat menuju tempat kerjanya di Lampung, mendadak harus membatalkan perjalanan setelah menerima kabar tersebut.

Ketua RT 2 RW 11 Dukuh Tasgunting, Desa Nangsri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Muslih (43), membenarkan hal itu.

Baca juga: Kronologi Anak 8 Tahun Asal Kebakkramat Diduga Tenggelam di Dam Colo: Dini Hari Pergi tanpa Pamit

Ia menyebut Didik sebelumnya memang sudah dalam perjalanan kembali bekerja.

"Saat itu, ayah Suvirvor sudah perjalanan balik ke tempat kerjannya di Lampung," kata Muslih, Senin (30/3/2026).

Namun situasi berubah drastis ketika Didik menerima kabar kehilangan anaknya pada waktu subuh.

Saat itu, ia diketahui sudah sampai di Jakarta.

Muslih menjelaskan, tanpa menunggu lama, Didik langsung memutuskan untuk pulang ke Karanganyar.

"Sampai Jakarta, dia terima kabar anaknya hilang, lantas langsung putuskan kembali ke sini dengan pesawat pagi dan sampai sini Minggu Siang," kata dia.

Hingga kini, peristiwa hilangnya bocah 8 tahun tersebut masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sementara proses pencarian dan penelusuran terus dilakukan.

Anak Berkebutuhan Khusus

Seorang bocah berusia 8 tahun, Faiz Khourun Nizam, yang berkebutuhan khusus (ABK), hilang diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Dusun Tasgunting, Desa Nangsri, Karanganyar, Minggu (29/3/2026).

Keberadaan terakhirnya sempat dilihat oleh seorang warga, namun warga itu ketakutan karena mengira Faiz adalah hantu.

"Saat itu survivor terlihat di kamera CCTV pukul 02.00 WIB, dan ada warga yang melihat, tapi ketakutan karena mengira survivor hantu. Hingga perjalanan sampai rumah dengan motor warga itu ketakutan sampai rumah, sempat mengintip dan melihat survivor itu melintasi rumahnya," ujar Ketua RT 2, RW 11, Dukuh Tasgunting, Muslih (43), Senin (30/3/2026).

PENCARIAN - Proses pencarian bocah hilang. Seorang bocah berusia 8 tahun, Faiz Khourun Nizam, dilaporkan hilang pada Minggu (29/3/2026) dini hari dan diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Desa Nangsri, Karanganyar.
PENCARIAN - Proses pencarian bocah hilang. Seorang bocah berusia 8 tahun, Faiz Khourun Nizam, dilaporkan hilang pada Minggu (29/3/2026) dini hari dan diduga tenggelam di Sungai DAM Colo, Desa Nangsri, Karanganyar. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

Faiz dikenal sebagai anak yang sangat menyukai air.

Muslih menambahkan, Faiz tinggal bersama ibu dan neneknya, sementara ayahnya merantau sebagai pegawai CPNS di Lampung.

Pengawasan di rumah selalu ketat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved