Bocah Tenggelam di Karanganyar

Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar Berakhir Nihil, Arus Deras dan Hujan Jadi Kendala

Faktor cuaca dan arus air yang deras menjadi kendala pencarian Faiz Khairul Nizam, bocah berusia 8 tahun asal Dukuh Tasgunting tersebut.

Dok. Istimewa
BELUM DITEMUKAN - Pencarian bocah berkebutuhan khusus yang hilang dan diduga tenggelam di sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, pada Senin (30/3/2026) berakhir nihil. Faktor cuaca dan arus air yang deras menjadi kendala pencarian Faiz Khairul Nizam, bocah berusia 8 tahun asal Dukuh Tasgunting tersebut. 

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Pencarian bocah berkebutuhan khusus yang hilang dan diduga tenggelam di sungai DAM Colo, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, pada Senin (30/3/2026) berakhir nihil.

Faktor cuaca dan arus air yang deras menjadi kendala pencarian Faiz Khairul Nizam, bocah berusia 8 tahun asal Dukuh Tasgunting tersebut.

Koordinator Lapangan opsar Tri Puji Sugiarto mengatakan dalam operasi hari ini, fokus pencarian di aliran air sekitar desa dan Saluran Irigasi Dam Colo Kecamatan Kebakkramat.

"Operasi hari ini, telah menerjunkan 6 tim SRU yang menyisir saluran air di sekitar lokasi rumah suvirvor," kata Tri, Senin (30/3/2026).

Baca juga: Bocah Diduga Tenggelam di Dam Colo Terlihat CCTV Warga saat Dini Hari, Sempat Dikira Hantu

Enam tim SRU itu menyisir beberapa titik aliran sungai pintu air di Dukuh Tasgunting hingga beberapa titik.

Pencarian dilakukan hingga Siphon atau Saringan Air Ngaru-aru Macanan yang jaraknya dari titik lokasi kejadian sekira 950 meter, kemudian Siphon  Kaliondo Malanggaten yang jaraknya 1500 meter dan Siphon Malangsari Malanggaten dengan jarak 270 meter.

"Sudah kami lakukan pencarian namun hasilnya masih nihil," kata Tri Puji.

Tri Puji mengatakan, ada beberapa kendala yang dihadapi saat proses pencarian.

Kendala yang dimaksud yaitu arus sungai yang cukup deras, area pencarian yang cukup luas dan faktor cuaca hujan.

"Hasil operasi di hari pertama masih nihil, operasi dihentikan sementara dan akan dilanjutkan hari Selasa (31/3/2026) pukul 07.00 WIB," kata dia.

Sang Ayah Kaget

Kabar mengejutkan datang di waktu subuh bagi Didik Prasetyo.

Saat baru tiba di Jakarta dalam perjalanan kembali bekerja ke Lampung, ia mendapat informasi bahwa putra tunggalnya, Faiz Khourun Nizam (8), hilang dan diduga tenggelam.

Tanpa pikir panjang, Didik langsung memutar arah dan kembali ke Solo dengan pesawat.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved