Harga BBM

Isu Kenaikan Harga BBM, SPBU di Boyolali dan Klaten Masih Terpantau Normal

Pembeli BBM di SPBU Boyolali dan Klaten terpantau normal. Warga tidak terpancing panic buying.

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
NORMAL. Antrian pembelian bahan bakar, pengelola sebut antrian masih dalam batas normal di SPBU Belang Wetan, Jalan Solo-Jogja, Kabupaten Klaten. Harga juga terpantau tak ada kenaikan. 

Ringkasan Berita:
  • Isu kenaikan harga BBM belum berdampak di Boyolali dan Klaten, aktivitas SPBU masih normal tanpa lonjakan antrean.
  • Warga mengaku tidak terpancing panic buying dan tetap membeli BBM seperti biasa.
  • Pertamina menyebut informasi kenaikan belum resmi, harga BBM subsidi dan nonsubsidi masih stabil.

TRIBUNSOLO.COM - Isu kenaikan harga BBM belum berpengaruh di kawasan Boyolali dan Klaten.

Masyarakat tidak terpancing untuk panic buying.

Hal ini diungkapkan pembeli di SPBU Belang Wetan, Klaten, Dimas.

Dia mengatakan tidak terpancing untuk panic buying.

Memang, kabar kenaikan tersebut sudah didengarnya sejak beberapa waktu lalu.

"Ya kemarin ada yang bilang begitu (mau naik), tapi saya tidak panik. Ini juga baru beli sekarang," ujarnya pada Selasa (31/3/2026).

Sementara itu, di Boyolali, pembeli juga tak terpengaruh isu tersebut.

Salah satu pengemudi, Paminin (56), mengaku belum mengetahui adanya kabar terkait rencana kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut.

NORMAL.  Antrian pembelian bahan bakar, pengelola sebut antrian masih dalam batas normal di SPBU Belang Wetan, Jalan Solo-Jogja, Kabupaten Klaten. Harga juga terpantau tak ada kenaikan.
NORMAL. Antrian pembelian bahan bakar, pengelola sebut antrian masih dalam batas normal di SPBU Belang Wetan, Jalan Solo-Jogja, Kabupaten Klaten. Harga juga terpantau tak ada kenaikan. (TribunSolo.com/Zharfan Muhana)

“Belum tahu kalau ada isu kenaikan Pertamax. Saya isi seperti biasa saja, tidak ada perubahan,” ujarnya saat ditemui di SPBU kawasan Mojosongo.

Ia menambahkan, sejauh ini tidak melihat adanya antrean panjang ataupun kepadatan kendaraan di SPBU yang dilewatinya.

"Saya dari Simo mau ke Semarang lewat jalur arteri. Sepanjang SPBU tadi masih normal," pungkasnya.

Sementara itu, TribunSolo.com mendapat rilis dari Pertamina terkait informasi proyeksi kenaikan harga BBM yang beredar disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026.

Pertamina meminta masyarakat untuk mendapatkan informasi resmi melalui situs web Pertamina. Mereka juga mendukung imbauan pemerintah untuk menggunakan energi secara bijak.

Harga Masih Normal

Pengelola SPBU Belang Wetan, Buchori, mengatakan antrean ini masih dalam situasi normal.

"Ini hitungannya antrean normal," ujarnya kepada TribunSolo.com.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved