Campak di Klaten

Inilah Alasan Status KLB Campak di Klaten Masih Berlaku dan Belum Dicabut

Klaten tetapkan status KLB kesehatan usai lebih dari dua anak terjangkit campak.

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
Freepix/freepix via Tribun Jogja
ILUSTRASI - Ilustrasi sakit campak. Pemerintah Kabupaten Klaten menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) kesehatan setelah lebih dari dua anak terjangkit penyakit campak, belum lama ini. 
Ringkasan Berita:
  • Klaten menetapkan status KLB kesehatan setelah lebih dari dua anak terjangkit campak.
  • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, menyebut status KLB diberlakukan untuk mendukung ORI atau imunisasi massal darurat.
  • Status KLB kesehatan di Klaten akan berakhir otomatis setelah vaksinasi ORI campak selesai dilaksanakan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemerintah Kabupaten Klaten menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) kesehatan setelah lebih dari dua anak terjangkit penyakit campak.

Penetapan status KLB kesehatan ini dilakukan sebagai langkah percepatan penanganan dan pelaksanaan imunisasi massal darurat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, Anggit Budiarto, mengatakan status KLB kesehatan ditetapkan sebagai tindak lanjut atas munculnya kasus campak di wilayah tersebut.

"Status KLB kesehatan itu, untuk tindak lanjut ORI," ujar Anggit saat dikonfirmasi, Minggu (5/4/2026).

CAMPAK PADA ANAK - Ilustrasi campak pada anak. Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak setelah ditemukan dua anak terpapar virus tersebut. Penetapan status KLB ini menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran penyakit menular di wilayah tersebut.
CAMPAK PADA ANAK - Ilustrasi campak pada anak. Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) campak setelah ditemukan dua anak terpapar virus tersebut. Penetapan status KLB ini menjadi langkah cepat pemerintah daerah untuk mencegah penyebaran penyakit menular di wilayah tersebut. (Dok. Istimewa/Kemenkes)

KLB Kesehatan untuk Mendukung Imunisasi Massal

ORI atau Outbreak Response Immunization merupakan program imunisasi massal darurat yang dilakukan untuk mencegah penyebaran campak lebih luas.

Langkah ini biasanya diterapkan ketika ditemukan kasus campak dalam jumlah tertentu di suatu wilayah.

Melalui program ORI, pemerintah daerah berupaya meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak agar penularan campak dapat segera dikendalikan.

Baca juga: Antisipasi Campak Meluas, RSUD Kartini Karanganyar Buka Vaksin untuk Bayi hingga Dewasa, Gratis!

Status KLB Akan Berakhir Setelah ORI Selesai

Anggit menjelaskan, status KLB kesehatan di Kabupaten Klaten akan otomatis berakhir setelah seluruh rangkaian vaksinasi ORI selesai dilaksanakan.

"Jika vaksinasi ORI selesai, dengan sendirinya status (KLB kesehatan) selesai," pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Klaten mengimbau masyarakat, khususnya orang tua yang memiliki anak usia rentan, untuk mengikuti program imunisasi yang disiapkan agar penyebaran campak bisa dicegah sejak dini.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved