Campak di Klaten

Update Terbaru! Kasus Campak di Klaten Tembus 6 Orang, Tersebar di 5 Kecamatan

Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten mencatat hingga kini sudah ada enam kasus yang tersebar di sejumlah kecamatan.

TribunSolo.com/Zharfan Muhana
IMUNISASI CAMPAK - Pelaksanaan tahapan Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi massal darurat penyakit campak di Kabupaten Klaten, Rabu (8/4/2026). Kasus campak di Kabupaten Klaten terus bertambah. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat mencatat hingga kini sudah ada enam kasus yang tersebar di sejumlah kecamatan. 

 

Ringkasan Berita:
  • Dinkes Klaten mencatat total 6 kasus campak tersebar di beberapa kecamatan.
  • Dua kasus di Prambanan memicu status KLB karena terjadi dalam satu wilayah.
  • Seluruh pasien dalam kondisi baik, Dinkes lakukan imunisasi massal (ORI).

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus campak di Kabupaten Klaten terus bertambah.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten mencatat hingga kini sudah ada enam kasus yang tersebar di sejumlah kecamatan.

VAKSIN CAMPAK - Seorang anak menangis saat menerima suntikan vaksin campak, didampingi orang tuanya di Balai Desa Kraguman, Klaten, Selasa (31/3/2026). ORI campak di Kabupaten Klaten disambut positif oleh para orang tua. Mereka mengaku lebih tenang setelah anaknya menerima vaksin.
VAKSIN CAMPAK - Seorang anak menangis saat menerima suntikan vaksin campak, didampingi orang tuanya di Balai Desa Kraguman, Klaten, Selasa (31/3/2026). ORI campak di Kabupaten Klaten disambut positif oleh para orang tua. Mereka mengaku lebih tenang setelah anaknya menerima vaksin. (TribunSolo.com/Ibnu DT)

Kepala Dinkes Klaten, Anggit Budiarto, menyampaikan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi dari beberapa wilayah yang sebelumnya melaporkan temuan kasus serupa.

"(Total kasus) 6 ya," ujarnya kepada TribunSolo, Rabu (8/4/2026).

Berawal Kasus di Prambanan

Ia menjelaskan, kasus awal ditemukan di Kecamatan Prambanan, dengan dua anak terpapar campak dalam satu wilayah.

Kondisi ini langsung memenuhi kriteria Kejadian Luar Biasa (KLB).

"Kriteria KLB untuk campak, adalah adanya dua kasus yang terjadi di satu wilayah," tegasnya.

Baca juga: Bupati Hamenang Pantau Vaksinasi Campak di Klaten Bareng Gubernur, Sudah Capai 90 Persen di Jateng

Selain di Prambanan, kasus campak juga ditemukan masing-masing satu kasus di Kecamatan Wonosari dan Delanggu.

Tak berhenti di situ, laporan terbaru menunjukkan tambahan kasus di Kecamatan Pedan dan Jatinom.

"Satu kasus di Wonosari, satu kasus di Delanggu," jelasnya.

"Sampai hari ini sudah tambah lagi kasus yang terjadi di Pedan dan di Jatinom," imbuhnya.

Baca juga: Apa Outbreak Response Immunization? Ini Penjelasan Prosedur Penanganan Campak di Klaten oleh Dinkes

Meski jumlah kasus bertambah, Anggit memastikan kondisi seluruh pasien dalam keadaan baik.

"Semuanya (kondisi pasien) baik," kata Anggit.

Sebagai langkah penanganan, Dinkes Klaten kini menggencarkan program Outbreak Response Immunization (ORI) atau imunisasi massal darurat untuk menekan penyebaran campak di wilayah tersebut.


Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved