Wisata Karanganyar
Kunjungan Wisata Karanganyar Menurun Saat Lebaran 2026, DPRD Soroti Akses Wisata
Kunjungan wisata di Karanganyar menurun, DPRD menyoroti dan meminta agar akses wisata diperhatikan.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Wini mengatakan penurunan kunjungan wisatawan di Karanganyar juga disebabkan karena mayoritas wisata mengandalkan alam.
Durasi Libur Lebih Singkat
Selain itu, durasi libur Lebaran tahun ini lebih singkat dibanding tahun lalu.
“Kesenjangan antara Karanganyar dan Klaten sudah jauh, karena wisata Karanganyar kebanyakan alam, sedangkan Klaten memiliki sumber air di berbagai lokasi. Selain itu, kunjungan tahun ini tidak meningkat, bahkan hingga satu sampai dua minggu setelah Lebaran,” ujarnya.
Ia mengaku tingkat kunjungan wisatawan saat Lebaran tahun ini dan tahun lalu sama-sama mengalami penurunan, meski tidak berbeda jauh.
Ia menuturkan beberapa objek wisata mengalami penurunan penerimaan wisatawan selama Lebaran tahun ini sekitar 40 persen .
Baca juga: Rekomendasi Wisata Instagramable di Solo : Tumurun Private Museum, Destinasi Seni yang Eksklusif
“Tahun 2025 dibandingkan 2024 sudah turun sekitar 50 persen , dan tahun 2026 tingkat kunjungan wisatawan juga turun 40 persen . Penurunan ini juga dipengaruhi perkembangan objek wisata di sekitar Karanganyar selama tiga tahun terakhir, sehingga Karanganyar menjadi tujuan terakhir karena lokasinya yang paling jauh dan tinggi,” kata dia.
Meskipun terjadi penurunan tingkat kunjungan wisatawan di Kabupaten Karanganyar pada Lebaran tahun ini, ia mengaku tidak risau.
Pasalnya, pihaknya memiliki strategi pariwisata yang tidak hanya berfokus pada jumlah kunjungan, tetapi lebih pada kualitas kunjungan.
Kunjungan berkualitas berarti wisatawan tidak hanya datang, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha, UMKM, dan penginapan lokal di Karanganyar.
“Ke depan, kami lebih fokus pada kunjungan berkualitas, yakni wisatawan membelanjakan uangnya di Karanganyar, menginap, dan membeli oleh-oleh, tidak hanya sekadar datang lalu pergi,” ungkapnya. (*)
| Karanganyar Gagal Jadi Destinasi Wisata Favorit Lebaran, DPRD Soroti Lemahnya Promosi Pemkab |
|
|---|
| Tak Masuk 10 Besar Wisata Favorit Jateng Saat Lebaran 2026, Karanganyar Akui Kunjungan Menurun |
|
|---|
| Kunjungan Wisata Karanganyar Merosot Saat Lebaran, DPRD Singgung Upgrade Agar Tak Ketinggalan Zaman |
|
|---|
| Karanganyar Tak Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Favorit di Jateng Saat Lebaran 2026 |
|
|---|
| Isu Harga Makanan Rp200 Ribu di Grojogan Sewu Karanganyar, Pengelola Tegaskan Tidak Benar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-warung-makan-sekitar-Cemoro-Kandang-di-kawasan-wisata-Tawangmangu-Karanganyar.jpg)