Banjir di Solo Raya

Puluhan SD dan SMP di Sukoharjo Diliburkan Mendadak Gegara Banjir!

Jumlah sekolah dasar (SD) yang terdampak banjir disebut mencapai sekitar 25 sekolah.

Dok. Istimewa
LIBUR MENDADAK - Kepala Disdikbud Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, saat meninjau banjir di Sukoharjo, Rabu (15/4/2026). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo meliburkan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak banjir pada Rabu (15/4/2026). Kebijakan peliburan ini direncanakan hanya berlangsung selama satu hari dengan harapan kondisi genangan air segera surut. 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo meliburkan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak banjir pada Rabu (15/4/2026). 
  • Selama diliburkan, para siswa diminta untuk tetap belajar dari rumah sambil menunggu kondisi banjir surut dan situasi kembali normal.
  • Kebijakan peliburan ini direncanakan hanya berlangsung selama satu hari dengan harapan kondisi genangan air segera surut.

 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sukoharjo meliburkan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak banjir pada Rabu (15/4/2026).

Kepala Disdikbud Sukoharjo, Havid Danang Purnomo Widodo, mengatakan kebijakan tersebut diberlakukan secara mendadak dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan siswa mengikuti kegiatan belajar.

Baca juga: Banjir di Desa Gentan Sukoharjo, Terparah Sejak 1997, Ketinggian Air Capai Satu Meter

“Untuk sekolah SD maupun SMP yang terdampak banjir, kami liburkan sementara karena melihat situasi dan kondisi. Ini demi keamanan siswa,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, selama diliburkan, para siswa diminta untuk tetap belajar dari rumah sambil menunggu kondisi banjir surut dan situasi kembali normal.

“Dengan kondisi seperti ini tidak mungkin siswa bisa melakukan kegiatan belajar di sekolah,” tambahnya.

Havid menyebutkan, jumlah sekolah dasar (SD) yang terdampak banjir mencapai sekitar 25 sekolah, sementara untuk tingkat SMP salah satu yang terdampak berada di wilayah Grogol.

Libur Direncanakan Hanya Sehari

Kebijakan peliburan ini, lanjutnya, direncanakan hanya berlangsung selama satu hari dengan harapan kondisi genangan air segera surut.

Pasalnya, para siswa SD dalam waktu dekat akan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) sehingga persiapan tetap harus diperhatikan.

Baca juga: Banjir Landa Solo Raya : Kini Debit Bengawan Solo Turun, Tapi Relawan Masih Siaga Banjir Susulan

MBG Tetap Ada, Bisa Diambil di SPPG

Selain itu, terkait penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG), pihak sekolah telah menginformasikan kepada siswa bahwa pengambilan bantuan dapat dilakukan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masing-masing yang menangani.

“Untuk MBG, tetap bisa diambil di SPPG sesuai informasi dari sekolah masing-masing,” jelasnya.

Disdikbud berharap kondisi banjir segera membaik sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal tanpa mengganggu agenda pendidikan yang telah direncanakan.

(*)

 

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved