Banjir di Solo Raya
Banjir Sukoharjo Belum Surut, Kampung Tanjunganom Grogol Masih Tergenang hingga Malam
Warga Tanjunganom di Grogol Sukoharjo masih terdampak banjir, air belum surut hingga malam ini.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Banjir masih menggenangi Kampung Tanjunganom, Grogol, Sukoharjo hingga Rabu petang, meski sudah terjadi sejak dini hari.
- Air berasal dari luapan Sungai Sanggrahan, mulai naik sekitar pukul 02.00 WIB dan cepat masuk ke rumah warga.
- Sejumlah warga mengungsi ke masjid, sementara bantuan logistik mulai tersalurkan dan warga berharap air segera surut.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Banjir masih menggenangi Kampung Tanjunganom, Kelurahan Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo hingga Rabu (15/4/2026) petang.
Meski telah berlangsung sejak dini hari, air belum sepenuhnya surut di sejumlah titik permukiman warga.
Berdasarkan pantauan TribunSolo.com hingga pukul 18.00 WIB, masih terdapat wilayah di Kecamatan Grogol yang terdampak genangan air.
Salah seorang warga, Agus, mengatakan banjir terjadi akibat luapan Sungai Sanggrahan.
Air mulai meningkat sejak dini hari sekitar pukul 02.00 WIB dan dengan cepat masuk ke dalam rumah warga.
“Air datang dari Sungai Sanggrahan, naik sekitar jam dua malam, dan menjelang subuh sudah masuk ke dalam rumah,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Mengungsi di Masjid
Akibat kondisi tersebut, sejumlah warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, salah satunya di masjid setempat.
Meski demikian, kebutuhan dasar warga terdampak mulai terpenuhi.
Baca juga: Diguyur Hujan Seharian, Rumah Lansia di Wonosari Klaten Ambruk
Baca juga: Puluhan Sekolah di Sukoharjo Diliburkan Karena Banjir, Siswa Tetap Dapat MBG: Bisa Diambil di SPPG
Baca juga: Banjir Rendam 25 SD di Sukoharjo, Siswa Diliburkan Mendadak, Tetap Belajar di Rumah
Agus menyebut bantuan logistik telah disalurkan kepada warga yang mengungsi.
“Untuk logistik sudah ada,” tambahnya.
Hingga kini, warga masih berharap air segera surut agar dapat kembali ke rumah masing-masing dan beraktivitas seperti biasa. (*)
| Air Banjir Campur Oli di Kwarasan Sukoharjo Berasal dari Garasi Bus, PO Diminta Tanggung Jawab |
|
|---|
| Evaluasi Banjir Sungai Jenes Solo, Respati Bakal Lakukan Taludisasi dan Tertibkan Bangunan Liar |
|
|---|
| Air Banjir di Kwarasan Sukoharjo Sempat Menghitam dan Viral, Ternyata dari Limbah Oli Bekas Bus |
|
|---|
| Aktivitas Warga Grogol Sukoharjo Setelah Banjir: Bersih-bersih Rumah |
|
|---|
| Cerita Ketua RT Tanjunganom Sukoharjo Saat Banjir: Warga Mengungsi ke Rumah Bertingkat dan Pos Ronda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Banjir-tanjung-anom-petang.jpg)