Warga Tewas Tertimpa Balai Dusun

Tragedi Balai Dusun Pendem Wonogiri Tewaskan Satu Warga, Diduga Bangunan Tak Sesuai Standar

Balai dusun Wonogiri roboh saat kerja bakti, 1 tewas dan 4 luka, diduga bangunan tak kuat beban.

Tayang:
TribunSolo.com/Istimewa
AMBRUK - Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri, roboh pada Rabu (15/4/2026) malam. Satu orang meninggal dunia. 

Ringkasan Berita:
  • Balai dusun di Giritontro, Wonogiri roboh saat kerja bakti, diduga bangunan tidak kuat menahan beban alat perbaikan pompa.
  • Insiden menewaskan 1 warga dan melukai 4 orang, korban tertimpa material bangunan saat proses penarikan pipa.
  • Polisi masih menyelidiki penyebab pasti robohnya bangunan dan mengimbau warga utamakan keselamatan kerja.

Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri, roboh saat warga kerja bakti, Rabu (15/4/2026) malam. 

Kejadian tersebut diduga lantaran kondisi bangunan yang tidak standar dan tidak mampu menahan beban.

Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 19.45 WIB saat warga tengah bergotong royong memperbaiki fasilitas air di sekitar lokasi.

Kronologi Balai Dusun Roboh Saat Kerja Bakti

Camat Giritontro, Sangga Ota Kharisma, menjelaskan awalnya warga sedang bekerja bakti memperbaiki pompa sumur bor milik dusun.

"Ceritanya itu disana ada sumber mata air, mau diangkat mersibelnya. Dikaitkannya di balai dusun, tidak kuat lalu ambruk," kata Sangga, Kamis (16/4/2026).

AMBRUK - Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri, roboh pada Rabu (15/4/2026) malam. Satu orang meninggal dunia.
AMBRUK - Balai dusun di Dusun Pendem, Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, Wonogiri, roboh pada Rabu (15/4/2026) malam. Satu orang meninggal dunia. (TribunSolo.com/Erlangga Bima Sakti)

Proses perbaikan dilakukan dengan menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan balai dusun.

Namun, bangunan tersebut diduga tidak kuat menahan beban, sehingga tiba-tiba roboh.

Korban Tewas dan Luka-Luka

Reruntuhan bangunan menimpa lima warga yang berada di bawahnya.

Dari jumlah tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menjelaskan bahwa korban meninggal dunia bernama Agustinus Mringsisari (60), warga setempat, yang mengalami luka serius di bagian kepala akibat tertimpa material beton.

Sementara itu, satu korban lain, Suparman (42), mengalami luka berat di bagian kepala dan telah mendapatkan penanganan medis.

Tiga warga lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan dalam kondisi sadar.

"Jadi ada kerja bakti memperbaiki pompa sumur bor di rumah inventaris dusun. Proses perbaikan dilakukan dengan cara menarik pipa besi dan pompa menggunakan alat bantu yang dikaitkan pada struktur bangunan," jelasnya.

Baca juga: Kondisi Lima Warga Giritontro Wonogiri yang Tertimpa Balai Dusun Roboh: 1 Meninggal, 4 Luka

Dugaan Penyebab Kejadian

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved