Maling di Boyolali

Peralatan Ibadah Gereja di Boyolali Digondol Maling, Total Kerugian Rp19 Juta

Maling membobol sebuah gereja di Boyolali. Total kerugian dari kejadian ini sampai belasan juta.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Istimewa
OLAH TKP. Polisi melakukan olah TKP kasus pencurian di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Gunung Sinai di Dukuh Ngargowinangun, Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, Selasa (21/4/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Perangkat ibadah di GBIS Gunung Sinai, Tamansari, raib digondol maling, termasuk proyektor, speaker, mixer, hingga mikrofon.
  • Aksi pencurian diketahui pendeta saat hendak beribadah, dengan kondisi pintu gereja terbuka dan terdapat bekas congkelan.
  • Polisi telah melakukan olah TKP dan penyelidikan, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp19 juta.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Berbagai perangkat untuk ibadah di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Gunung Sinai di Dukuh Ngargowinangun, Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, raib digondol maling, Selasa (21/4/2026).

Perangkat ibadah gereja yang raib ini antara lain satu unit proyektor, empat speaker aktif, satu mixer 12 channel, lampu parled, stand speaker, receiver mic wireless, tiga mikrofon, power rakitan, earphone amplifier, serta sejumlah kabel.

Jika ditotal, kerugian yang dialami gereja mencapai Rp19 juta.

Peristiwa itu pertama kali diketahui pendeta setempat, Manasye Domiyanto (66).

Ilustrasi garis polisi
ILUSTRASI. Garis polisi kasus di Sukoharjo beberapa waktu lalu. Di Boyolali ada kasus gereja dibobol maling.  (TribunSolo.com / Anang Ma'ruf)

Saat itu, sekitar pukul 07.30 WIB, sang pendeta hendak beribadah sekaligus membersihkan gereja.

Setibanya di lokasi, ia mendapati pintu samping gereja sudah dalam kondisi terbuka dengan engsel terlepas dan terdapat bekas congkelan.

Saat diperiksa, sejumlah peralatan penting penunjang ibadah telah hilang.

“Begitu masuk, beberapa barang sudah tidak ada di tempatnya,” ujarnya.

Polisi Olah TKP

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke Polsek Musuk.

Kapolsek Musuk, AKP Danang Wibakso, menyatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan saksi.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami terus melakukan upaya untuk mengungkap pelaku,” jelasnya.

Baca juga: Momen Lebaran 2026, Pemudik Sukoharjo Diingatkan Waspada, Rumah Kosong Jadi Incaran Maling

Baca juga: Maling Jebol Tembok Kamar Mandi, Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Boyolali Dibobol

Pihak kepolisian juga terus melakukan upaya penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik kejadian tersebut.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap keamanan lingkungan dan tempat ibadah. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved