Kebakaran di Karanganyar
Empat Warung di Colomadu Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tungku Pizza
Kebakaran terjadi di Colomadu, Karanganyar. Kepulan asap dari warung ini diduga berasal dari Warung Pizza Tungku Makhuto.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Dua warung dan satu pangkalan ojek di pinggir Jalan Adi Sucipto, Colomadu, Karanganyar, terbakar pada Selasa (9/6/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
- Saksi mata menyebut kepulan asap pertama kali muncul dari Warung Pizza Tungku Makhuto sekitar pukul 11.30 WIB.
- Damkar Karanganyar menduga kebakaran dipicu sisa bara kayu bakar di dalam tungku dari aktivitas jualan malam sebelumnya. Kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Empat warung yang berada di pinggir Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, ludes terbakar dilalap si jago merah pada Selasa (9/6/2026) siang.
Saksi mata, Ndari, menyebut api yang melahap dua warung dan satu pangkalan ojek tersebut bermula dari kepulan asap yang berasal dari Warung Pizza Tungku Makhuto.
Kepulan asap pertama kali terlihat dari Warung Pizza Tungku Makhuto sekitar pukul 11.30 WIB.
Ndari yang melihat kepulan asap tersebut pun langsung berupaya memadamkan sumber api.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Beberapa menit kemudian, kobaran api yang diduga berasal dari tungku melahap bangunan warung yang sebagian besar berbahan kayu.
“Awal kejadian pertamanya itu keluar asap dari atas Warung Pizza Tungku Makhuto. Saya langsung ke lokasi melihat asap sudah mengepul ke atas, tapi api belum terlihat. Saat saya menyiram air dua kali, tiba-tiba api sudah muncul dari cerobong. Nggak tahu apinya dari mana,” ungkap Ndari saat ditemui di lokasi.
Ndari menyebut pada saat kejadian tidak ada orang yang berada di lokasi. Namun, ia mengatakan bahwa biasanya pegawai Warung Pizza Tungku Makhuto sudah mulai melakukan persiapan untuk membuka warung.
“Kalau waktu kejadian itu saya nggak tahu karena saya tidak ada di lokasi. Tidak ada, kosong semua, dan tiba-tiba keluar asap dan api,” lanjut dia.
Kondisi Panik
Ndari mengaku dirinya dan sejumlah pedagang lainnya di sekitar lokasi panik lantaran api sempat terlihat begitu besar.
Bukan tanpa alasan, ia menyebut warung-warung di lokasi berdekatan satu sama lain dan hanya dibangun menggunakan bahan yang mudah terbakar.
“Ya kita panik pas kejadian soalnya apinya sempat membesar,” imbuh dia.
Baca juga: Kebakaran di Eks Pabrik Sritex Sukoharjo Sebabkan Kerusakan Aset Batu Bara dan Fasilitas Pendukung
Sementara itu, Kasi Damkar Satpol PP Karanganyar Efan R Pratama menyebut bahwa api diduga berasal dari kayu bakar yang masih menyisakan bara di dalam tungku bekas jualan pada Senin malam.
“Kebakaran disebabkan karena ada sisa pembakaran tungku (kayu) jualan kemarin malam. Warga berupaya memadamkan api namun tidak berhasil sehingga diteruskan ke Damkar,” ungkap Efan.
Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas Damkar berjibaku melawan si jago merah.
Akibat insiden tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta. (*)
| Terungkap, Gudang Kayu di Jumantono Karanganyar Ternyata Bangunan Semi Permanen |
|
|---|
| Kronologi Gudang Penyimpanan Kayu Produksi Kerupuk di Jumantono Karanganyar, Terdengar Suara Letupan |
|
|---|
| Kebakaran Gudang Kayu di Jumantono Karanganyar Dini Hari, Hanguskan Atap dan Isi Bangunan |
|
|---|
| Nyesek! 3 Burung Murai Mahal Ikut Mati Terpanggang di Kebakaran 2 Rumah Perumahan Gaum Karanganyar |
|
|---|
| Pasca Kebakaran 2 Rumah di Gaum Karanganyar, Pemilik Diminta Tinggalkan Rumah, Ini Alasannya! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kebakaran-karanganyar-tinggal-abu-32.jpg)