Viral Penganiayaan di Exit Tol Prambanan
Kronologi Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten, Bermula Salah Paham hingga Cekcok
Penganiayaan di Exit Prambanan Klaten diduga dipicu cekcok antar kelompok, satu korban luka.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Penganiayaan terjadi di Exit Tol Prambanan, Jogonalan, Klaten (21/4/2026) diduga dipicu cekcok antara dua pihak
- Satu korban laki-laki mengalami luka di kepala dan punggung akibat pukulan benda tumpul, dan telah menjalani pemeriksaan medis oleh pihak berwenang.
- Polisi Polres Klaten masih menyelidiki kasus ini, mengumpulkan saksi dan bukti untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus penganiayaan di Exit Tol Prambanan, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, terjadi pada Selasa (21/4/2026) setelah diduga dipicu cekcok antara dua pihak.
Insiden ini berujung perkelahian hingga menyebabkan satu orang mengalami luka di bagian kepala dan punggung.
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani pihak kepolisian.
Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Taufik Frida Mustofa, membenarkan adanya laporan penganiayaan yang terjadi di lokasi tersebut.
Diduga Berawal dari Cekcok Antar Kelompok
AKP Taufik menjelaskan, insiden bermula dari perselisihan antar individu yang diduga berasal dari kelompok tertentu, yang disebut sebagai mata elang (matel).
“Perlu kami sampaikan 2 hari yang lalu, terjadi adanya kejadian di dekat dengan Exit Tol Prambanan, yaitu adanya perselisihan antara perorangan yang diduga mungkin dari kelompok matel (mata elang),” ujar Taufik saat ditemui Kamis (24/4/2026).
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.
“Perlu kita sampaikan, memang kita terima laporan aduan terkait dengan penganiayaan,” tambahnya.
Satu Korban Alami Luka di Kepala dan Punggung
Dalam insiden tersebut, satu orang laki-laki dilaporkan mengalami luka akibat kekerasan fisik.
Luka tersebut berada di bagian kepala dan punggung.
“Yang kami terima itu, laki-laki itu mengalami luka. Yaitu di bagian kepala dan ada bagian luka di bagian punggung,” jelas AKP Taufik.
Pihak kepolisian juga telah melakukan pemeriksaan medis terhadap korban untuk memastikan kondisi dan jenis luka yang dialami.
“Sudah kita lakukan penyelidikan dan pemeriksaan secara medis. Kita ketahui, luka tersebut akibat dari pukulan dari benda tumpul,” kata Taufik.
Baca juga: Kasus Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten, Korban Diduga Luka Akibat Benda Tumpul
Polisi Dalami Kronologi Kejadian
Dari hasil keterangan sementara para saksi, peristiwa tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang berujung cekcok hingga akhirnya terjadi perkelahian di lokasi kejadian.
“Untuk kronologis awal, kita ketahui dari keterangan beberapa saksi kita dapatkan bahwasanya kedua belah pihak ini ada sedikit cekcok ketersinggungan, sehingga terjadi perkelahian di tempat tersebut,” ujarnya.
Hingga saat ini, Polres Klaten masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara detail penyebab serta pihak yang terlibat dalam insiden tersebut.
(*)
| Massa Sweeping Pasca Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten Ternyata Bukan dari Kelompok Korban |
|
|---|
| Fakta Terbaru! Korban Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten Resmi Lapor ke Polisi |
|
|---|
| Kasus Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Klaten, Korban Diduga Luka Akibat Benda Tumpul |
|
|---|
| Viral Penganiayaan di Exit Tol Prambanan Jogonalan Klaten, Polisi Sebut Sempat Picu Aksi Sweeping |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kasatreskrim-Polres-Klaten-AKP-Taufik-Frida-Mustofa-saat-ditemui-Kamis.jpg)