Makan Bergizi Gratis di Klaten
Dinkes Klaten Amankan Sampel Makanan MBG, Ada Telur Puyuh hingga Sop Timlo
Siswa di Klaten diduga keracunan. Mereka mengeluhkan kondisi kesehatannya usai menyantap MBG.
Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Dinkes Klaten menyelidiki dugaan keracunan makanan program MBG yang ramai diperbincangkan usai sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan.
- Tiga sampel makanan yang diamankan untuk diuji yakni telur puyuh, galantin, dan sop timlo yang sebelumnya disantap para siswa.
- Sampel makanan tersebut telah dibawa ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Yogyakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kasus dugaan keracunan makanan program makan bergizi gratis (MBG) di Klaten ramai diperbincangkan.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten sudah turun tangan menyelidiki dugaan keracunan ini.
Mereka mengamankan sampel makanan yang disantap para siswa.
“Jadi Dinas Kesehatan sudah punya protap (prosedur tetap), kami selalu bekerja seperti itu. Kita ambil sampel dan ada tiga sampel yang kita kumpulkan berdasarkan analisis situasi dan surveilans,” ujarnya.
Tiga sampel makanan yang diambil terdiri dari telur puyuh, galantin, dan sop timlo.
Sampel tersebut kemudian dibawa ke laboratorium Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Yogyakarta.
Butuh Waktu untuk Hasilnya
Anggit menjelaskan hasil pemeriksaan memerlukan waktu.
“Lima sampai tujuh hari untuk mengetahui hasilnya,” jelasnya.
Sebelumnya, insiden dugaan keracunan terjadi usai menyantap makanan MBG di SMPN 1 Tulung pada Selasa (28/4/2026).
Baca juga: MBG di Boyolali Tak Andalkan Susu Lokal Meski Produksi Cukup? Ternyata Ada Krisis Hilirisasi
Baca juga: Dugaan Keracunan Menu MBG SMPN 1 Tulung Klaten, 225 Siswa Terdampak, Menu Awalnya Layak Konsumsi
Baca juga: Susu Lokal di Boyolali Melimpah, Tapi Masih Tak Terserap untuk MBG? Ini Penyebabnya
Para siswa dan guru diketahui mengalami gejala dugaan keracunan setelah pulang dari sekolah.
Penyedia makanan MBG yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ayur Veda Sorogaten.
Pengecekan dapur SPPG sendiri sudah dilakukan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, serta jajaran Dinkes yang melakukan pemeriksaan pada Rabu (29/4/2026). (*)
| Selidiki Dugaan Keracunan MBG di Tulung, Dinkes Klaten Uji Tiga Sampel Makanan |
|
|---|
| KBM di SMPN 1 Tulung Klaten Kembali Pulih usai Dugaan Keracunan MBG |
|
|---|
| Dugaan Keracunan Menu MBG SMPN 1 Tulung Klaten, 225 Siswa Terdampak, Menu Awalnya Layak Konsumsi |
|
|---|
| Kronologi Dugaan Keracunan di SMPN 1 Tulung Klaten, Siswa Konsumsi MBG Sehari Sebelumnya |
|
|---|
| Usai Konsumsi MBG, Ratusan Siswa dan Guru SMPN 1 Tulung Klaten Diduga Keracunan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Keracunan-MBG-dirawat-puskesmas.jpg)