PHK Buruh di Wonogiri
Disnakerin Wonogiri Ungkap Tiga Perusahaan yang PHK Karyawan, Bermasalah Keuangan
Tiga perusahaan yang bermasalah di Wonogiri diungkap Disnakerin. Mereka sudah melakukan pendampingan.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Disnakerin Wonogiri menyebut tiga perusahaan dalam satu grup mengalami masalah keuangan akibat dugaan kesalahan manajemen.
- Dampaknya, hubungan kerja tidak pasti dan banyak pekerja memilih keluar. Pemda membantu pencairan JHT bagi pekerja terdampak.
- Pemerintah juga membuka peluang kerja di perusahaan lain, menegaskan kondisi industri Wonogiri secara umum masih stabil.
Laporan Wartawan TribunSolo, Erlangga Bima
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) Wonogiri, Wiyanto, membenarkan adanya permasalahan di tiga perusahaan dalam satu grup yang berujung PHK.
Ketiga perusahaan tersebut yakni CV Cahyo Nugroho Jati, CV Cahaya Busana Abadi, dan CV Anugrah.
Ketiganya dimiliki oleh pihak yang sama dan tengah mengalami kesulitan keuangan yang diduga disebabkan oleh kesalahan manajemen.
Dampaknya, hubungan kerja menjadi tidak pasti hingga banyak pekerja memilih keluar.
Wiyanto menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya pendampingan, termasuk membantu proses pencairan JHT bagi para pekerja terdampak.
"Kita coba pastikan hak pekerja terpenuhi. Pekerja juga mencoba mencairkan JHT," ujar dia.
Di sisi lain, pihaknya juga menginformasikan adanya peluang kerja di perusahaan lain yang masih beroperasi di Wonogiri, termasuk beberapa industri sejenis lainnya.
Ia menegaskan bahwa secara umum kondisi industri di Wonogiri masih stabil. Menurutnya, kasus ini lebih disebabkan oleh persoalan internal perusahaan, bukan karena penurunan sektor industri secara keseluruhan.
"Secara umum industri di Wonogiri masih baik. Kejadian ini lebih karena persoalan manajemen internal perusahaan," papar dia.
Persoalan Keuangan
Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) menghantam sektor industri garmen di Wonogiri.
Ratusan buruh di wilayah Kecamatan Ngadirojo dan Nguntoronadi terpaksa kehilangan pekerjaan akibat masalah keuangan yang menimpa perusahaan tempat mereka bekerja.
Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Wonogiri, Seswanto, menjelaskan ada ratusan buruh terdampak PHK dari CV Cahyo Nugroho Jati dan perusahaan lain yang masih berada dalam satu grup.
Menurut dia, mayoritas pekerja terkena PHK, sementara lainnya memilih mengundurkan diri.
"Pabriknya bangkrut, ada sekitar 400-an pekerja yang terdampak. Tidak bekerja lagi di sana," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Buruh-PT-Sritex-Sukoharjo-selepas-pulang-kerja-dari-pabrik-Rabu-2622025.jpg)