Ibadah Haji 2026

Jemaah Calon Haji Klaten Tahun Ini Capai 1.117 Orang, Terbagi 4 Kloter dan Cadangan

Ribuan jemaah calon haji asal Klaten akan berangkat. Mereka tergabung dalam 4 kloter.

Tayang:
TribunSolo.com/Zharfan Muhana
BERBAGI. Para calon Haji bagikan makanan kepada keluarga yang menunggu di luar gerbang jelang keberangkatan di GOR Gelarsena, Kabupaten Klaten. 
Ringkasan Berita:
  • Jumlah jemaah haji asal Kabupaten Klaten tahun 2026 tercatat sebanyak 1.117 orang.
  • Kepala Kemenhaj Klaten Faizatul Umma menyebut ada jemaah cadangan yang naik menjadi reguler untuk mengisi open seat sehingga jumlah keberangkatan tetap terpenuhi.
  • Sebanyak tiga jemaah dilaporkan tunda berangkat karena hasil evaluasi kesehatan menyatakan tidak istitha’ah. Selain itu, dua calon jemaah haji meninggal dunia sebelum keberangkatan.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Jumlah jemaah haji Kabupaten Klaten tahun 2026 tercatat ada 1.117 orang yang diberangkatkan.

Hal ini dipaparkan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Klaten, Faizatul Umma.

"Total tetap di angka yang sama, ada di 1.114. Bahkan ini ada jemaah cadangan yang naik sebagai reguler untuk mengisi open seat," ujarnya.

Faiz memaparkan, para jemaah tergabung dalam empat kloter reguler dan kloter cadangan. Kloter reguler yakni 59, 60, 61, dan 62.

Sementara jemaah cadangan akan masuk dalam kloter tambahan.

ILUSTRASI. Suasana bimbingan manasik yang diikuti 476 jamaah haji reguler dan gabungan, di Hotel Permata Sari, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (14/4/2025). Mereka rata-rata sudah mendaftar 13 tahun lalu.
ILUSTRASI. Suasana bimbingan manasik yang diikuti 476 jamaah haji reguler dan gabungan, di Hotel Permata Sari, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Senin (14/4/2025). Mereka rata-rata sudah mendaftar 13 tahun lalu. (TribunSolo.com/Mardon Widiyanto)

3 Jemaah Tunda Berangkat, 2 Meninggal

Faiz mengatakan ada tiga orang jemaah yang tunda berangkat.

Tertundanya keberangkatan jemaah tersebut dikarenakan istitha'ah dan meninggal dunia.

Istitha'ah haji adalah kemampuan fisik, mental, dan finansial calon jemaah untuk menunaikan ibadah haji.

Baca juga: 3.595 JCH Masuk Embarkasi Solo, 8 Kloter Sudah Terbang ke Tanah Suci

Baca juga: 5 dari 10 JCH Embarkasi Solo yang Sakit Sudah Membaik, Bakal Diikutkan Penerbangan Berikutnya

"Kalau batal berangkat kemarin ada, karena evaluasi kesehatan," jelasnya.

"Ada tiga jemaah yang tidak jadi berangkat, tunda karena evaluasi kesehatan menyatakan tidak istitha'ah. Tiga tidak istitha'ah, dua meninggal," imbuhnya.

Jemaah reguler yang tunda kemudian digantikan oleh jemaah cadangan sesuai nomor urut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved