Laporan Bunuh Diri Palsu di Sukoharjo
Relawan Ambulans Sukoharjo Dapat Laporan Percobaan Bunuh Diri, Begitu di TKP Ternyata Cuma Prank
Perempuan yang sempat dilaporkan melakukan percobaan bunuh diri diketahui dalam kondisi baik-baik saja.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Hanang Yuwono
Setelah polisi datang dan pintu kembali diketuk, perempuan yang dilaporkan akhirnya membuka pintu rumah dan dipastikan dalam keadaan sehat tanpa adanya tanda-tanda percobaan bunuh diri.
Baca juga: Polisi dan Relawan Kena Prank! Sudah ke Lokasi, Dugaan Bunuh Diri di Gatak Sukoharjo Ternyata Bohong
“Jadi orang yang dilaporkan bunuh diri orangnya baik-baik saja. Terus kita konfirmasi siapa pelapor tersebut dan ada hubungan apa dengan yang dilaporkan itu, ternyata mantan pacar,” kata Wirawan.
Dari hasil penelusuran sementara, pelapor dan perempuan tersebut diketahui sudah tidak lagi menjalin hubungan asmara atau telah putus.
“Intinya seperti itu dan sudah putus,” lanjutnya.
Wirawan menyebut kejadian tersebut menjadi pengalaman pertama bagi relawan ambulans di Sukoharjo menerima laporan darurat palsu dengan modus persoalan pribadi.
Baca juga: Kawasan Tanpa Rokok di Sukoharjo, Perokok Aktif Minta Disediakan Ruang Khusus Merokok
Menurutnya, laporan fiktif semacam itu sangat disayangkan karena melibatkan banyak pihak yang harus bergerak cepat demi menyelamatkan nyawa seseorang.
Dalam penanganan laporan tersebut, relawan Ambulance Saber, perangkat desa, hingga anggota piket Polsek Gatak diterjunkan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi warga yang dilaporkan.
Ia berharap masyarakat tidak menyalahgunakan layanan darurat hanya karena persoalan pribadi, sebab tindakan tersebut dapat mengganggu penanganan kejadian yang benar-benar membutuhkan pertolongan cepat.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Kolase-foto-chat-fiktif-soal-laporan-bunuh-diri-kiri-dan-ilustrasi-ambulans-kanan.jpg)