Makam di Boyolali Diekshumasi
Kasus Kematian Nenek di Boyolali, Polisi Belum Temukan Tanda-tanda Keracunan
Kematian nenek di Desa Sindon, Boyolali masih menjadi misteri. Sebab, kematian ini disebut janggal.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Polisi masih menyelidiki kematian nenek di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, yang disebut janggal oleh pihak keluarga hingga makam korban akhirnya diekshumasi untuk kepentingan penyelidikan.
- Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan belum ditemukan gambaran tanda-tanda keracunan sate ayam berdasarkan hasil pemeriksaan awal maupun keterangan para saksi.
- Polisi kini menunggu hasil laboratorium Dokes Polda Jateng untuk mengungkap penyebab kematian korban.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Polisi buka suara soal kematian nenek di Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali yang disebut janggal.
Keluarga meyakini ada kejanggalan dari kematian nenek tersebut, hingga akhirnya makam korban diekshumasi.
Terkait dugaan keracunan sate ayam, Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan, belum ada gambaran tanda-tanda keracunan.
Ini juga berdasarkan keterangan para saksi.
Jadi, untuk mengungkap dugaan ini mereka masih menunggu hasil laboratorium Dokes Polda Jateng.
Sebab, kondisi TKP sudah bersih saat kasus ini dilaporkan.
Dugaan Kematian Tak Wajar Dilaporkan Seminggu Setelah Dimakamkan
Dugaan nenek A meninggal dunia secara tidak wajar baru muncul setelah sepekan korban dimakamkan.
Anak korban kemudian melaporkan kematian tersebut ke Polres Boyolali.
Namun, karena sudah sepekan berlalu, kondisi tempat kejadian perkara (TKP) telah berubah.
"Kami dari Polres, ketika mendapatkan laporan pada tanggal 25 Mei itu, langsung melaksanakan cek TKP ke sana. Keadaan TKP sudah bersih, sudah tidak ada apa-apa di sana," ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, Selasa (2/6/2026).
Dari keterangan para saksi yang telah diperiksa, pihak kepolisian juga belum mendapatkan gambaran adanya tanda-tanda keracunan.
Nenek A pertama kali ditemukan dalam kondisi tidak bergerak di atas sofa.
Saat itu, seperti biasa, anak korban datang setiap pagi untuk menitipkan anaknya.
"Ketika pelapor mengetuk pintu rumah almarhum, pintu tidak dibuka. Sampai akhirnya meminta tolong kepada salah satu tetangga untuk melihat ke dalam melalui jendela," ujarnya.
Baca juga: Kronologi Warga Boyolali Tewas Membiru Sehari Setelah Terima Kiriman Sate, Polisi Lakukan Ekshumasi
| TKP Sudah Bersih Saat Dilaporkan, Hasil Laboratorium Jadi Kunci Ungkap Kematian Nenek di Boyolali |
|
|---|
| Kasus Kematian Misterius Nenek di Sindon Boyolali, Polisi Periksa 8 Saksi |
|
|---|
| Misteri Kematian Perempuan di Boyolali Belum Terungkap, Polisi Tunggu Hasil Autopsi |
|
|---|
| Misteri Perempuan di Boyolali Meninggal Usai Makan Sate Ayam, Keluarga Ungkap Kejanggalan |
|
|---|
| Makam di Boyolali Dieksumasi, Kini Menantu Korban Ikut Disorot, Disebut Sering Minta Uang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/PROSES-EKSHUMASI-Proses-ekshumasi-atau-pembongkaran-makam-DRP-9-santri-yang-meninggal.jpg)