Temuan Bocah Meninggal di Sragen

Bercak Darah di Kasur Rumah Bilqis, Saksi Bisu Perampokan Maut di Sragen

Kasus perampokan di rumah Bilqis masih menjadi misteri. Polisi masih memburu pelaku, di kasur korban terdapat bercak darah.

Tayang:
TribunSolo.com/Mardon Widiyanto
BERCAK DARAH. Kondisi rumah Bilqis (11) warga RT 1, Prayunan, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Jum'at (5/6/2026). Bocah tersebut ditemukan tewas di dalam rumah, ada bercak darah di kasur. 

Ringkasan Berita:
  • Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen, geger setelah Bilqis (11) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di rumahnya pada Jumat (5/6/2026).
  • Rumah korban terlihat sederhana dengan bangunan kayu khas rumah tradisional Jawa. Di dalamnya terdapat kasur yang disandarkan ke dinding dan memiliki bercak darah.
  • Tidak ada tetangga yang mengetahui maupun mendengar kejadian tersebut, sehingga kasus ini masih menyisakan banyak misteri.

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto 

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Malam itu Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen geger, Jumat (5/6/2026).

Ini lantaran seorang bocah bernama Bilqis (11), warga RT 1, Prayunan, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan.

Pantauan TribunSolo.com saat olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (5/6/2026) malam, rumah Bilqis terlihat sederhana.

Bagian depan rumahnya masih berupa tanah.

Sementara bangunan rumah terdiri dari kayu khas rumah tradisional Jawa.

Di dalam rumah, terlihat sebuah kasur yang sudah disandarkan ke dinding.

Kasur tersebut terlihat memiliki bercak darah.

Bercak darah tersebut menjadi saksi bisu kasus perampokan itu.

Sebab, saat kejadian berlangsung, tidak ada tetangga yang mengetahui maupun mendengar peristiwa tersebut.

Baca juga: Aksi Senyap Perampokan Tewaskan Bilqis, Bocah SD di Sragen, Pelaku Belum Terungkap

Ibu Korban Berteriak

Dewi Sri Lestari (34), ibu dari Bilqis Rajiansyah (11), mengungkap kondisi putrinya saat pertama kali ditemukan meninggal dunia di dalam rumah mereka di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Dewi mengaku awalnya tidak menaruh curiga saat melihat putrinya terbaring di tempat tidur dengan tubuh tertutup selimut.

Ia mengira Bilqis sedang tidur atau sakit karena tidak merespons saat dipanggil.

Namun, kecurigaan muncul ketika ia melihat bercak darah di bagian kaki korban dan pada seprai tempat korban terbaring.

"Saat saya buka, saya melihat ada darah di bagian kaki dan seprainya," ujar Dewi, Sabtu (6/6/2026).

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved