Temuan Bocah Meninggal di Sragen
Ungkap Kasus Perampokan yang Tewaskan Bocah SD di Sragen, Polres Gandeng Polda Jateng
Polres Sragen menggandeng Polda Jateng untuk mengungkap kasus perampokan di Dawung, Jenar. Mereka melakukan olah TKP ulang.
Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Ryantono Puji Santoso
Ringkasan Berita:
- Polres Sragen bersama Ditreskrimum Polda Jateng kembali melakukan olah TKP di rumah Bilqis (11), korban yang ditemukan meninggal dunia di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen.
- Polisi masih mengumpulkan petunjuk dan memeriksa saksi untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kasus yang menggemparkan warga tersebut.
- Keluarga korban berharap kasus segera terungkap dan pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kasus dugaan perampokan di Sragen terus ditelusuri polisi.
Guna mengungkap kasus ini, Kepolisian Resor (Polres) Sragen bekerja sama dengan Polda Jawa Tengah.
Pantauan di lapangan, polisi kembali menggeledah rumah tersebut.
Terlihat sejumlah polisi berseragam saat olah TKP berlangsung.
Mereka juga mengenakan sarung tangan dan masker.
Garis polisi juga terlihat masih terpasang selama petugas melakukan olah TKP.
Polisi kembali melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad Bilqis, bocah perempuan berusia 11 tahun, di Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sabtu (6/6/2026).
Olah TKP ulang tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pendalaman penyelidikan untuk mengungkap kasus kematian korban yang diduga dibunuh.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, mengatakan pihaknya bersama tim dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah masih terus bekerja mengumpulkan berbagai petunjuk dan keterangan saksi.
"Kami tim dari Reskrim Polres Sragen gabungan dengan Polda Jawa Tengah saat ini terus melakukan pendalaman dan sedang melakukan olah TKP kembali. Semoga kasus ini segera terungkap," ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Terkait perkembangan penyelidikan, Kapolres menyebut hingga saat ini sejumlah saksi telah dimintai keterangan.
Pada pemeriksaan awal yang dilakukan sejak Jumat malam, terdapat tiga orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian yang telah diperiksa.
"Sementara untuk interogasi tadi malam, saksi-saksi yang berada di lokasi sekitar tiga orang dan jumlahnya terus bertambah," katanya.
Keluarga Mengaku Terpukul
Sementara itu, perwakilan keluarga korban, Moewardi, berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku di balik kematian Bilqis.
| Bercak Darah di Kasur Rumah Bilqis, Saksi Bisu Perampokan Maut di Sragen |
|
|---|
| Aksi Senyap Perampokan Tewaskan Bilqis, Bocah SD di Sragen, Pelaku Belum Terungkap |
|
|---|
| Ibu Korban Ungkap Kondisi Bilqis saat Ditemukan: Luka di Wajah, Ada Jari yang Terpotong |
|
|---|
| Firasat Sang Ibu Sebelum Bilqis Ditemukan Tewas, Gelisah Semalaman hingga Enggan Berangkat Kerja |
|
|---|
| Motor Vario dan Ponsel Hilang, Kematian Bilqis di Sragen Diduga Akibat Perampokan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Perampokan-Sragen-Bilqis-32.jpg)