Jumenengan Keraton Solo
PB XIV Hamengkunegoro Tegaskan Kepemimpinan Berdasarkan Syariat Islam dan Paugeran Keraton Solo
Dalam bahasa Jawa, PB XIV Hamengkunegoro menyampaikan tiga poin penting sebagai sumpahnya selaku raja baru.
Penulis: Andreas Chris Febrianto | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- PB XIV Hamengkunegoro resmi naik tahta melalui prosesi Jumenengan di Keraton Kasunanan Solo
- Dalam pidato, ia bersumpah memimpin berdasar syariat Islam, setia pada NKRI, dan melestarikan adat keraton
- Ia menyerukan abdi dalem serta keluarga kerajaan bersatu demi kejayaan Keraton Surakarta Hadiningrat.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Andreas Chris Febrianto
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – SISKS Pakubuwono (PB) XIV Hamengkunegoro menegaskan akan menjalankan kepemimpinan sebagai Sri Susuhunan berdasarkan syariat Islam dan paugeran Keraton Surakarta Hadiningrat dengan sebenar-benar dan sebaik-baiknya, secara adil seadil-adilnya.
Hal itu disampaikan dalam pidato usai prosesi Jumenengan Dalem Nata Binayangkare SISKS Pakubuwono XIV di Sasono Probo Suyoso, Sabtu (15/11/2025).
Pidato yang digelar di Siti Hinggil tersebut dihadiri abdi dalem dan sentono dalem Keraton Kasunanan Solo.
Dalam bahasa Jawa, PB XIV Hamengkunegoro menyampaikan tiga poin penting sebagai sumpahnya selaku raja baru.
"Saya, menjabat sebagai Sri Susuhunan di Keraton Surakarta Hadiningrat dengan sebutan Sampean Dalem Ingkang Susuhunan Kanjeng Susuhunan Senopati ing Ngalaga Abdurrahman Sayidin Panatagama kang Jumeneng Kaping 14," ungkap PB XIV Hamangkunagoro.
"Selanjutnya, saya bersumpah. Satu, akan menjalankan kepemimpinan sebagai Sri Susuhunan berdasarkan syariat Islam dan paugeran Keraton Surakarta Hadiningrat dengan sebenar-benar dan sebaik-baiknya, secara adil seadil-adilnya dan akan mengayomi siapa pun yang setia ke Keraton Surakarta Hadiningrat dan Rajanya," lanjutnya.
"Kedua, saya akan mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan lahir batin, dan berbakti kepada negara," imbuhnya.
"Ketiga, saya akan menjaga kelestarian budaya, tata cara upacara, dan seluruh warisan luhur raja-raja Mataram khususnya para raja di Keraton Surakarta Hadiningrat," jelasnya.
Baca juga: Momen Perdana Raja Baru Keraton Solo Pakubuwono XIV Hamengkunegoro Muncul di Hadapan Khalayak
Pesan untuk Abdi Dalem
PB XIV Hamengkunegoro juga memerintahkan abdi dalem dan keluarga kerajaan untuk melaksanakan tugas masing-masing demi mengembalikan kejayaan Keraton Kasunanan Solo.
"Sabdaku ini, hendaknya diketahui semua pihak, putra-putri dalem, para sentana dalem, para abdi dalem Kraton Surakarta Hadiningrat, dan seluruh masyarakat di manapun berada. Demi Kejayaan Keraton Surakarta Hadiningrat. Keraton Surakarta Hadiningrat, 24 Jumadil Awal, dal 1959 utawa 15 November 2025," pungkasnya.
(*)
Keraton Kasunanan Surakarta
Pakubuwono XIV
Jumenengan
Keraton Solo
Kota Solo
KGPAA Hamengkunegoro
Abdi Dalem
Sentono
Siti Hinggil
Syariat Islam
| FAKTA Menarik Busana Pakubuwono XIV Purboyo saat Jumenengan di Solo, Terpengaruh Budaya Tionghoa |
|
|---|
| Empat Hari Setelah Naik Tahta, Pakubuwono XIV Keraton Solo Umumkan Bebadan Baru, Ini Daftarnya |
|
|---|
| PROFIL 3 Kerabat Keraton Solo yang Diberi Gelar Panembahan oleh PB XIV, dari Dalang hingga Akademisi |
|
|---|
| SEJARAH Panjang Gelar Panembahan di Keraton Solo, Pernah Melekat ke Maestro Batik Go Tik Swan |
|
|---|
| MAKNA Gelar Panembahan yang Diberikan PB XIV ke 3 Kerabat Keraton Solo, Mirip Dewan Pertimbangan? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Sosok-raja-Keraton-Kasunanan-Solo-yang-baru-SISKS-Pakubuwono-PB-XIV-Hamengkunegoro.jpg)