Sejarah di Kota Solo
Perbedaan Kupat Tahu Magelang dan Tahu Kupat Khas Solo, Masing-masing Punya Ciri Khas
Kupat tahu dikenal sebagai kuliner khas Jawa Barat, terutama dari Magelang, Tasikmalaya, dan Bandung.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Kupat tahu dan tahu kupat sekilas mirip, tetapi berasal dari daerah berbeda. Kupat tahu khas Jawa Barat (Magelang, Tasikmalaya, Bandung), tahu kupat berasal dari Solo dan Klaten, Jawa Tengah.
- Perbedaan pada bumbu. Kupat tahu memakai saus kacang kental bercita rasa gurih, sementara tahu kupat menggunakan kuah kecap manis.
- Jenis tahu dan pelengkapnya pun berbeda. Kupat tahu biasanya memakai tahu kuning dengan isian sederhana, sedangkan tahu kupat memakai tahu putih goreng dengan isian beragam.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kota Solo, Jawa Tengah, memiliki ragam kuliner tradisional yang rasanya sudah melegenda.
Beberapa kuliner di Solo memiliki kesamaan nama dengan kuliner di daerah lainnya.
Salah satu contohnya adalah kupat tahu dan tahu kupat.
Baca juga: Sejarah Kue Kembang Goyang, Jajanan Jadul Populer di Solo, Bentuknya Punya Makna
Meski namanya terdengar hanya berbeda urutan kata, kedua kuliner tradisional ini berasal dari daerah berbeda dan memiliki ciri khas masing-masing, mulai dari bumbu, jenis tahu, hingga cara penyajiannya.
Asal Usul yang Berbeda
Kupat tahu dikenal sebagai kuliner khas Jawa Barat, terutama dari Magelang, Tasikmalaya, dan Bandung.
Sementara itu, tahu kupat merupakan makanan khas Solo dan Klaten, Jawa Tengah.
Perbedaan asal daerah ini turut memengaruhi karakter rasa dan komposisi hidangannya.
Kupat tahu dari Jawa Barat cenderung memiliki rasa gurih dan kuat, sedangkan tahu kupat dari Solo, Jawa Tengah, lebih identik dengan rasa manis yang ringan.
Baca juga: Sejarah Kue Terang Bulan : Kuliner Asli Tiongkok yang Kini jadi Jajanan Populer di Solo
Perbedaan Bumbu dan Cita Rasa
Perbedaan paling mencolok terletak pada bumbu yang digunakan.
Kupat tahu menggunakan saus kacang yang kental dan gurih.
Bumbu ini dibuat dari kacang tanah yang diulek bersama bawang putih, cabai, gula merah, dan terkadang asam jawa atau petis, terutama di daerah Bandung.
Sebaliknya, tahu kupat disajikan dengan kuah kecap manis yang lebih encer.
Kuah ini diracik dari kecap manis, bawang putih, bawang merah, dan sedikit merica, menghasilkan rasa manis-gurih yang khas Solo.
Jenis Tahu dan Bahan Pelengkap
Kupat tahu umumnya menggunakan tahu kuning atau tahu bacem yang digoreng, memberikan rasa gurih dan warna khas.
| Asal-usul Panggung Songgo Buwono Keraton Solo, Kondisinya Pasca-revitalisasi Disorot Kubu Purboyo |
|
|---|
| Mengenal Honggowongso, Sosok Jenius Perancang Bangunan dan Infrastruktur Keraton Solo |
|
|---|
| Fakta Batik Solo: Warisan Keraton yang Mendunia, Tiap Motifnya Punya Filosofi Sendiri |
|
|---|
| Misteri dan Sejarah Sungai Bengawan Solo: dari Legenda Air Mata Ibu hingga Jejak Sungai Purba |
|
|---|
| Mengenal Masjid Laweyan, Saksi Awal Perkembangan Islam di Solo dan Makam Ki Ageng Henis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Warung-Tahu-Kupat-Pak-Gendit-yang-berlokasi-di-J.jpg)