“Saya jadi abdi dalem sudah lama. Jadi gusti-gusti itu kecil-kecil mbah tahu. Saya mempunyai suami, berumah tangga, anak-anak sudah besar, saya ngabdi dalem lagi. Karena orang tua saya abdi dalem semua, jadi saya meneruskan. Saya masuk abdi dalem Hondrowino mulai dibangun. Saat pelestarian, Pak Menteri Joop Ave meresmikan, saya resmi jadi abdi dalem, PB XII,” jelas Wiharni.
Juru Bicara Purboyo, KPA Singonagoro, menjelaskan gaji abdi dalem dan sentono dalem memang bervariasi tergantung dari pangkat dan jabatannya, dengan besaran ratusan ribu hingga sekitar Rp2 juta.
“Kalau untuk besarannya bervariasi sesuai job dan deskripsinya, sama dengan yang sudah ditetapkan oleh pengageng yang membidangi. Besarannya tidak sama. Rate yang paling tinggi Rp2 juta untuk gusti pangeran, tapi bervariasi tidak sama. Ada ketentuannya. Yang mengatur nilai ada yang membidangi di bidang keuangan,” jelasnya. (*)