Fakta Menarik Tentang Solo
Mudah di Temukan di Angkringan Solo, Tempe Gembus Ternyata Simpan Nilai Sejarah dan Budaya Tinggi
Bagi orang luar Solo Raya, tempe gembus mungkin kalah pamor dibanding tempe kedelai yang lebih dikenal luas.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Teksturnya yang empuk dan rasanya yang gurih membuatnya cocok sebagai lauk atau camilan.
Sate Kere: Evolusi Kreatif dari Tempe Gembus
Salah satu inovasi kuliner dari tempe gembus adalah sate kere, makanan khas Solo yang memanfaatkan tempe gembus dan jeroan sapi seperti paru dan usus sebagai bahan utama.
Sate ini dilengkapi dengan bumbu kacang atau sambal kecap, seperti sate pada umumnya.
Asal usul nama "kere" yang berarti “gelandangan” atau kalangan bawah menggambarkan bagaimana makanan ini menjadi simbol kreativitas masyarakat miskin yang ingin menikmati sate, makanan yang dahulu hanya bisa dinikmati kalangan atas.
Dengan bahan murah dan teknik olah yang sederhana, sate kere lahir sebagai bentuk perlawanan budaya terhadap struktur sosial feodal yang kental di Jawa.
Salah satu penjual sate kere yang legendaris di Solo adalah Sate Kere Yu Rebi.
Sate kere Yu Rebi yang berlokasi di Jalan Kebangkitan Nasional, Solo, menjadi salah satu warung legendaris yang mempertahankan tradisi ini sejak tahun 1970.
Berawal dari berkeliling kampung, pada 1986 warung ini resmi berdiri dan kini memiliki tiga cabang utama di Solo, termasuk di pusat kuliner malam Galabo.
Keistimewaan sate kere Yu Rebi tidak hanya di hati warga Solo, tapi juga Jokowi dan keluarganya.
Dalam berbagai acara penting keluarga Mantan Presiden, seperti pernikahan putrinya, hingga 4.000 tusuk sate kere disajikan sebagai hidangan spesial.
Bahkan putra Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, dikenal sebagai pelanggan setia.
(*)
| Kisah di Balik Kebiasaan Warga Solo Raya Sarapan Soto di Pagi Hari : Kuah Hangat dan Ringan |
|
|---|
| Kenapa Warga Solo Gemar Sarapan Pakai Soto? Ini Sejarah Panjangnya |
|
|---|
| Kenapa Harga Mobil Bekas Berplat Nomor AD Solo Raya Biasanya Lebih Mahal? Ini 5 Alasannya |
|
|---|
| 26 Istilah Bahasa Jawa Unik Khas Orang Solo Lengkap dengan Artinya : Tekke, Og, Witekno, dll |
|
|---|
| Kenapa Masyarakat Solo Raya Banyak yang Gelar Pernikahan di Bulan Syawal? Ini Alasannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tempe-gembus-mengungguli-tempe-kedelai-dalam-hal-serat-pangan.jpg)