Oleh Oleh Khas Solo
Ide Oleh-oleh Khas Solo dari Rasa Manis, Gurih hingga Pedas: Awet untuk Berhari-hari
Solo memiliki beragam kuliner khas yang cocok dijadikan oleh-oleh. Beberapa di antaranya bahkan sudah legendaris dan dikenal sebagai ikon
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Surakarta atau yang lebih dikenal sebagai Solo, menjadi salah satu destinasi menarik untuk dikunjungi saat momen libur panjang.
Baik untuk mudik maupun sekadar berwisata, rasanya belum lengkap jika pulang tanpa membawa oleh-oleh khas sebagai buah tangan untuk keluarga dan kerabat.
Solo memiliki beragam kuliner khas yang cocok dijadikan oleh-oleh. Beberapa di antaranya bahkan sudah legendaris dan dikenal sebagai ikon kuliner Kota Bengawan.
Berikut rekomendasi oleh-oleh khas Solo yang legendaris dan wajib dibawa pulang:
1. Abon Sapi Mesran
Abon sapi mesran menjadi oleh-oleh favorit dari Solo.
Terbuat dari daging sapi dengan tambahan pilihan abon ayam, makanan ini cocok sebagai pelengkap hidangan nasi.
Kamu bisa menemukannya di Toko Abon Mesran Mistopawiro dengan harga mulai dari Rp 27.000.
2. Serabi Notosuman
Serabi Notosuman adalah ikon kuliner Solo yang sudah terkenal. Disajikan dengan cara digulung menggunakan daun pisang, serabi ini hadir dalam dua varian rasa, yaitu original dan cokelat.
Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 2.500 per buah.
3. Kerupuk intip
Kerupuk intip merupakan camilan unik khas Solo yang terbuat dari kerak nasi.
Rasanya renyah dan tersedia dalam dua varian, yaitu original dan dengan saus gula jawa cair.
Harga kerupuk intip sekitar Rp 25.000.
4. Roti Kecik Ganep
Roti kecik ganep adalah kue kering yang terbuat dari beras ketan. Walaupun teksturnya agak keras, rasanya manis dan gurih.
Harga roti kecik ganep berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 50.000, tergantung ukurannya.
5. Brem Solo
Brem Solo terbuat dari sari tape murni yang diolah menjadi bentuk lempengan.
Makanan ini memiliki rasa manis asam yang khas. Kamu bisa mendapatkannya dengan harga mulai dari Rp 15.000.
6. Klengkam Solo
Klengkam Solo adalah sambal goreng kentang kering yang cocok untuk pelengkap makan. Rasanya pedas, manis, dan gurih.
Harga klengkam per 250 gram mulai dari Rp 25.000.
7. Emping melinjo
Emping melinjo khas Solo memiliki rasa gurih dengan sedikit pahit.
Tersedia berbagai varian rasa seperti asin, manis, dan pedas.
8. Balung kethek
Balung kethek adalah keripik singkong yang hadir dengan berbagai rasa, seperti balado, jagung manis, pedas, keju, dan ayam bakar.
Harganya sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000.
9. Serbat jahe
Serbat jahe adalah minuman khas Solo yang memberikan rasa hangat.
Dijual dalam bentuk serbuk atau tablet, serbat jahe dapat dibeli dengan harga mulai Rp 17.000.
10. Bakpia balong
Bakpia balong merupakan oleh-oleh populer dengan ukuran lebih besar dibanding bakpia pada umumnya.
Tersedia dalam berbagai rasa seperti kacang hijau, cokelat, dan keju.
11. Rengginang
Rengginang Solo dibuat dari beras ketan matang yang dikeringkan di bawah sinar matahari.
Biasanya dijual dalam bentuk mentah sehingga dapat digoreng di rumah.
12. Mata maling
Mata maling adalah camilan tradisional berbahan kulit melinjo dengan cita rasa pedas manis.
Camilan ini banyak dijual di pasar tradisional dengan harga sekitar Rp 10.000.
13. Sosis solo
Sosis Solo adalah kudapan khas yang mirip dengan lumpia
Terbuat dari kulit tipis yang membungkus isian daging ayam atau sapi berbumbu, sosis Solo memiliki rasa gurih dan lembut.
Harganya bervariasi tergantung jumlah dan ukuran.
(*)
| Kota Solo Juga Punya Bakpia, Bisa Jadi Oleh oleh untuk Dibawa Pulang, Namanya Bakpia Balong! |
|
|---|
| Karak dan Intip Jadi Camilan Favorit yang Diburu Pemudik di Pusat Oleh-oleh Pasar Jongke Solo |
|
|---|
| 5 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Kota Solo, Paling Populer Nomor 5 |
|
|---|
| 13 Oleh-oleh Khas Solo Jateng : Ada Mata Maling, Klengkam, Serbat Jahe, hingga Kuliner Legendaris |
|
|---|
| Rekomendasi 6 Serabi Enak di Solo Jateng, Tidak Hanya Serabi Notosuman yang Legendaris |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Klengkam-adalah-kering-kentang-khas-Solo-Jawa-Tengah.jpg)