Festival Balon Udara Solo
Penyebab Balon Udara di Solo Gagal Terbang, Cuaca dan Angin Kencang Jadi Penyebab Sulit Mengudara
Cuaca buruk bikin balon udara di Solo gagal terbang maksimal, penyelenggara minta maaf ke pengunjung
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Putradi Pamungkas
Ringkasan Berita:
- Cuaca buruk dan angin kencang menjadi penyebab utama balon udara gagal terbang maksimal dalam Festival Balon Udara Solo di Alun-Alun Utara Surakarta.
- Bank Jateng Syariah selaku penyelenggara meminta maaf kepada pengunjung dan Pemkot Solo atas kendala acara serta kemacetan di sekitar lokasi festival.
- Festival Balon Udara Surakarta direncanakan kembali digelar saat Idul Adha 1447 H setelah evaluasi teknis dan faktor keselamatan.
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO – Kondisi cuaca dan angin kencang disebut menjadi faktor utama penyebab balon udara dalam Festival Balon Udara Surakarta tidak dapat terbang maksimal di kawasan Alun-Alun Utara Solo, Minggu (17/5/2026).
Penyelenggara pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kendala selama acara berlangsung.
“Sebagai lembaga syariah yang menjunjung tinggi kemaslahatan umat, keselamatan warga adalah prioritas utama kami. Keputusan teknis terkait pembatasan terbang terpaksa diambil demi menghindari risiko bahaya akibat faktor angin kencang yang sangat dinamis di lokasi,” ujar Pemimpin Bank Jateng Cabang Syariah Surakarta, Nur Rochmah Lia Fabiyanti, Senin (18/5/2026).
Alasan Gagal Terbang
Festival balon udara tersebut sebelumnya menuai keluhan dari sejumlah pengunjung.
Selain banyak balon gagal mengudara, arus lalu lintas di sekitar lokasi acara juga mengalami kemacetan akibat membludaknya masyarakat yang datang menyaksikan festival.
Lia menjelaskan, angin yang bertiup cukup kencang sejak acara berlangsung membuat tim teknis harus membatasi penerbangan balon demi alasan keselamatan.
Menurutnya, keputusan itu diambil untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Ia juga mengakui banyak masyarakat datang dari berbagai daerah dengan harapan dapat menyaksikan balon udara terbang secara maksimal.
Karena itu, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf kepada pengunjung dan Pemerintah Kota Solo.
“Manajemen Bank Jateng Syariah bersama seluruh pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada Mas Wali Respati, selaku pemangku wilayah, kepada pengunjung, serta seluruh masyarakat Surakarta atas kegagalan dan ketidaknyamanan yang terjadi selama pelaksanaan kegiatan. Hal ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kami agar penyelenggaraan ke depan dapat berjalan lebih baik, aman, dan nyaman bagi masyarakat,” katanya.
Baca juga: Gagal Terbang hingga Bikin Macet, Penyelenggara Festival Balon Udara Solo Minta Maaf
Bakal Digelar Lagi
Sebagai tindak lanjut, Bank Jateng Syariah berencana kembali menggelar Festival Balon Udara Surakarta pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mendatang.
Penyelenggara memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh bersama tim teknis dan pihak terkait agar pelaksanaan berikutnya lebih optimal.
“Insyaallah kami akan menggelar kembali festival ini pada momen Idul Adha mendatang. Kami akan mengevaluasi secara menyeluruh bersama tim teknis dan pihak terkait. Kami berharap pada acara berikutnya, dengan cuaca yang mendukung, masyarakat dapat menikmati keindahan balon udara dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-Festival-Balon-Udara-di-Alun-Alun-Utara-Solo.jpg)