TOPIK
Bus Masuk Jurang di Sukabumi
-
Budi menjelaskan, pihaknya akan melakukan koordinasi intensif dengan pihak kepolisan untuk meningkatkan pengawasan bus pariwisata
-
“Ya, saya prihatin dan turut berduka atas banyaknya penumpang yang meninggal ada 21 orang," kata Menhub Budi Karya.
-
"Kami kerja sama dengan ATPF (Asean Traffic Police Forum) kemudian juga dengan (dinas atau kementerian) perhubungan," katanya.
-
Padahal uji KIR kendaraan sangat penting karena terkait dengan kelaikan kendaraan untuk beroperasi.
-
Dugaan sementara, kecelakaan disebabkan pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan.
-
Atas peristiwa ini, Polres Sukabumi membentuk tim khusus penyelidikan dan penyidikan. Tersangka dalam perkara ini tidak hanya pengemudi.
-
Jalur jalan dari kedua arah di Kampung Ciareuy, Desa Cikidang, Kecamatan Cikidang, siang ini ditutup dari kedua arah.
-
Bagi mereka yang sudah menemukannya akan diperkenankan untuk masuk ke dalam kamar jenazah untuk memandikan.
-
Olah TKP dilakukan dengan metode khusus untuk menganalisa kebenaran dari suatu kejadian laka lantas.
-
Dia mengatakan, jumlah korban kecelakaan bus masuk jurang di Sukabumi yang meninggal dunia berjumlah 21 orang.
-
Hingga Sabtu malam, polisi menyebutkan, ada 21 orang meninggal dunia dan belasan lainnya mengalami luka dari peristiwa ini.
-
Emil meminta kepada aparat setempat untuk memastikan evakuasi dan penyelamatan manusia di sana dengan baik.
-
Hingga saat ini, kata Truno, Polres Sukabumi dan Ditlantas Polda Jabar tengah menangani kecelakaan tersebut.
-
Sebelumnya diberitakan kecelakaan akibat bus masuk jurang itu mengakibat 14 orang tewas dan 17 orang dirawat di rumah sakit.
-
Kecelakaan bus masuk jurang di Sukabumi ini mengakibatkan 14 orang tewas dan 17 orang dilaporkan mengalami luka-luka.
-
Dia mengatakan, bus yang mengalami kecelakaan ini merupakan bus rombongan terakhir yang bergerak dari arah Cibadak menuju Cikidang.