Remaja Ini Berbisik Begini kepada Kawan Sekolahnya yang Hendak Dia Bunuh Pakai Pisau

Aris mengungkapkan, malam sebelum membunuh teman sebaraknya itu, terdakwa AMR (16) sempat mondar-mandir di sekitar barak atau graha 17 SMA Taruna.

Tayang:
Editor: Junianto Setyadi
KOMPAS.COM/Ika Fitriana
Pengadilan Negeri Mungkid Magelang dijaga ketat aparat selama sidang kasus pembunuhan siswa SMA Taruna Nusantara, Kamis (4/5/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, MAGELANG  - Terungkap, sejumlah fakta terkait peristiwa pembunuhan Kresna Wahyu Nurachmad (15), siswa SMA Taruna Nusantara Magelang,  Jateng.

Aris mengungkapkan bahwa malam sebelum membunuh teman sebaraknya itu, terdakwa AMR (16) sempat mondar-mandir di sekitar barak atau graha 17 dalam kompleks sekolah.

Itu terjadi dalam  sidang pembacaan putusan (vonis) di Pengadilan Negeri (PN) Mungkid, Kabupaten Magelang, Jumat (5/5/2017).

Baca: Hakim Berikan Vonis 9 Tahun Penjara untuk Pembunuh Siswa Taruna Nusantara Magelang

Fakta-fakta itu terungkap setelah dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim, Aris Gunawan, yang mempimpin sidang.

Ia didampingi dua hakim anggota Meilina Christina Mulyaningrum dan David Darmawan.

Aris mengungkapkan bahwa malam sebelum membunuh teman sebaraknya itu, terdakwa AMR (16) sempat mondar-mandir di sekitar barak atau graha 17 dalam kompleks sekolah.

Terdakwa melihat salah satu temannya saat hendak menyetrika.

Dia juga sempat bertanya kepada temannya itu. Kepada temannya itu, terdakwa mengatakan bahwa dirinya juga mau menyetrika.

Dia lalu mondar-mandir sampai 4 kali.

Sampai kemudian dia melintas di kamar 2b dan melihat wajah korban yang sedang tidur pulas.

"Melihat wajah korban, anak (terdakwa) merasa kesal, dia teringat perbuatan korban yang telah mengetahui dirinya mencuri barang milik teman-temannya."

"Dia juga kesal karena korban pernah membawa ponselnya yang mengakibatkan ponselnya itu disita pamong (pendamping)," kata Aris.

Menurut Aris, AMR lantas menuju kamarnya untuk mengambil sebilah pisau dapur yang sebelumnya dibeli di supermarket Carrefour Artos Mall Magelang.

Dia kembali ke kamar korban, mendekati korban yang masih tidur, lalu meletakkan pisau di perut korban.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved