Pusat Studi Budaya UMS Bedah Buku Membela Islam Membela Kemanusiaan
Fajar dikenal juga sebagai Sekretaris Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Junianto Setyadi
Baca: Toko di Pasar Gede Solo Ini Mulai Jual Pakaian Cheongsam dan Changshan
Aksi bela Islam lebih berorientasi pada kepentingan-kepentingan internal umat Islam (inward looking) dalam kerangka ukhuwah Islamiyah dan menjadi kemurnian keyakinan kelompoknya.
“Artinya model solidaritas yang berpusat pada kesamaan keyakinan yang sifatnya subyektif,” kata dia.
Ia berpendapat, pembelaan terhadap agama Islam hendaklah berpijak pada kepentingan menjaga hak-hak umat Islam yang selaras dengan bangunan politik kebangsaan yang inklusif.
Juga, penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
Baca: Kunjungi Makodim Solo, Pangdam IV Diponegoro Bicara tentang Pilkada Jateng
Pembedah buku, Muthohharun Jinan, mengemukakan, narasi membela Islam mampu menyatukan berbagai unsur umat Islam dalam satu gerakan massa.
Adapun yYang kemudian muncul dugaan adanya strategi baru perjuangan politik umat menyusul strategi yang sudah ada sebelumnya baik secara struktural maupun kultural. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pengarang-buku-membela-islam-membela-kemanusiaan-fajar-ruza-ul-haq_20180119_174948.jpg)