Ada Sekolah di Karanganyar Tak Ajarkan Nasionalisme, Begini Reaksi Pjs Bupati Prijo Anggoro

Meski demikian, mereka memberikan sejumlah catatan ke Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Prijo Anggoro untuk ditanggapi.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EFREM SIREGAR
Suasana rapat paripurna tanggapan Bupati atas pemandangan umum fraksi DPRD Kabupaten Karanganyar terhadap laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2017 Kabupaten Karanganyar, Kamis (24/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar tentang laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA sudah terlaksana sejak Selasa hingga Kamis lalu (23-25/5/2018).

Salah satu agenda rapat paripurna adalah penyampaian pemandangan umum fraksi DPRD terhadap rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD TA 2017, (PPA) Kabupaten Karanganyar, Rabu (23/5/2018).

Dalam rapat tersebut, semua fraksi DPRD, PDIP, Golkar, PKS, Demokrat, PKB, dan Gerindra Amanat, mengapresiasi kinerja Kepala Daerah Kabupaten Karanganyar.

Kabupaten Karanganyar meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap hasil pemerikssaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dari BPK RI untuk kali keempat.

Baca: Sidak ke Pasar, Petugas DKK Karanganyar Temukan Makanan Kedaluwarsa dan Berformalin

Meski demikian, mereka memberikan sejumlah catatan ke Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Prijo Anggoro untuk ditanggapi.

Beberapa di antaranya menyangkut pelaksanaan sistem e-billing pajak hotel dan restoran, temuan BPK mengenai kekurangan/kelebihan volume pekerjaan, perawatan infrastruktur, keinginan DPRD agar pengelolaan SMA/SMK dikembalikan ke Pemkab, serapan anggaran, bantuan keuangan desa, dan sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Fraksi PKB sempat menyinggung tentang keberadaan sekolah di Karanganyar.

Sulaiman, anggota DPRD yang menyampaikan pemandangan umum PKB, menyebut ada sekolah yang tak mengajarkan rasa nasionalisme ke murid-muridnya.

Bahkan, sekolah itu disebut tak mau menyanyikan lagu nasional. 

Temuan ini ternyata mengusik Prijo Anggoro Budi Rahardjo.

Dalam rapat paripurna selanjutnya, Kamis (24/5/2018) Prijo Anggoro sempat mengungkapkan keheranannya.

"Masih ada orang tidak mau hormat bendera? Masa iya sih panjenengan (Anda) diam?" ucapnya di hadapan anggota DPRD.

Baca: Soal Wacana Pengelolaan SMA/SMK ke Pemkab, Ini Komentar Pjs Bupati Karanganyar

Prijo Anggoro lalu menyanyikan sepenggal lirik dari 'Berkibarlah Benderaku'.

"Siapa berani menurunkan engkau, serentak rakyatmu membela," ucapnya.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved