Masuki Triwulan III, Serapan APBD Solo Masih 47 Persen
Di bulan Oktober atau masuk triwulan III serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo 2018 masih terhitung rendah.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Fachri Sakti Nugroho
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Di bulan Oktober atau masuk triwulan III, serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Solo 2018 masih terhitung rendah.
Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Solo mencatat serapan APBD baru mencapai 47 persen.
"Angka tersebut sebenarnya bukan rendah, tak selalu berbanding lurus dengan pelaksanaan kegiatan Pemkot," kata Kepala BPPKAD Solo Yosca Herman Soedrajat, Selasa (2/10/2018).
“Serapan itu dilihat berdasarkan surat perintah mencairkan (SPM) dan anggaran yang telah dicairkan,” tambahnya.
• Ketua Persit Kodim Wonogiri Kunjungi Gerai Batik Keris Sukoharjo
Menurutnya hingga saat ini banyak kegiatan organisasi perangkat daerah (OPD) telah berjalan, namun anggaran belum dicairkan.
"Jadi kelihatan rendah penyerapan anggarannya oleh masing-masing OPD," paparnya.
Padahal pada beberapa kegiatan, pelaksana proyek kegiatan fisik melaksanakan kegiatan terlebih dulu dan proses pembayarannya belum dilakukan.
Artinya kegiatan fisik sudah dikerjakan, namun anggaran belum dicairkan.
Namun ia memprediksi serapan anggaran akan akan mulai meningkat di Oktober ini.
• Bawaslu Antisipasi Pelanggaran Kampanye Dua Kegiatan di Solo
"Melonjak, karena biasanya pelaksana mengajukan pencairan anggaran akhir tahun anggaran," kata dia.
Ia menggarisbawahi angka serapan tersebut karena pencairan yang dilakukan belakangan.
"Bukan karena tidak ada kegiatan," tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kepala-badan-pendapatan-pengelolaan-keuangan-dan-aset-daerah-solo-yosca-herman-soedrajat_20170925_200830.jpg)