8 Koper Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Terpaksa Dibongkar, Ada Barang yang Dilarang Seperti Ini

8 Koper Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Terpaksa Dibongkar, Ada Barang yang Dilarang Seperti Ini,

8 Koper Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Terpaksa Dibongkar, Ada Barang yang Dilarang Seperti Ini
TribunSolo.com/Reza Dwi Wijayanti
Petugas menemukan power bank di koper jemaah calon haji Embarkasi Solo di Asrama Donohudan Boyolali, Sabtu (6/7/2019). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Reza Dwi Wijayanti

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Petugas terpaksa membongkar delapan koper milik jemaah calon haji (calhaj) Embarkasi Solo karena kedapatan membawa barang yang dilarang.

Dari informasi yang dihimpun TribunSolo.com, ratusan koper yang datang ke Asrama Donohudan langsung diperiksa oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo dan petugas maskapai Garuda.

Saat satu per satu koper diperiksa melalui mesin x-ray, ternyata petugas mendapati ada delapan koper yang di dalamnya terdapat membawa barang yang dilarang, yakni daya pengisi mandiri atau power bank.

Kepala Seksi Koper (Kasi) PPIH Embarkasi Solo, Sukamdi menjelaskan, pihaknya langsung memanggil pemilik koper dari kelompok terbang (Kloter) 1 asal Kabupaten Sukoharjo.

Jemaah Calon Haji Embarkasi Solo Mulai Memasuki Asrama Donohudan, Hari Ini Total Ada 1.440 Orang

"Tidak boleh dimasukkan ke koper besar karena membahayakan pesawat," jelasnya kepada TribunSolo.com saat menerima kedatangan Kloter 1 di Asrama Donohudan, Sabtu (6/7/2019).

Menurut Sukamdi, power bank menjadi salah satu jenis barang yang dilarang untuk di bawa di dalam koper besar saat penerbangan, seperti halnya bahan peledak dan cairan kimia.

"Boleh dibawa asalkan, bukan di koper besar, kami harus berulang mensosialisasikan," terang dia.

Jadwal Keberangkatan Jemaah Calon Haji Kloter 1-4 Embarkasi Solo ke Tanah Suci Mekkah

Diketahui, mengenai power bank mengacu pada ketetapan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), karena dalam ketetapan itu ada aturan terhadap barang yang dibawa tersebut.

Salah satu jamaah asal Sukoharjo, Dewi Setiawati mengaku sudah mendapat informasi tentang barang-barang yang tidak boleh dimasukkan dalam koper besar.

"Soalnya masih simpang siur dan buru-buru kemarin, jadi saya bawa di koper," aku dia. (*)

Penulis: Reza Dwi Wijayanti
Editor: Asep Abdullah Rowi
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved