Mau Pulang Kehabisan Ongkos, Warga Grogol Sukoharjo ini Curi Sepeda

Mau Pulang Kehabisan Ongkos Balik, Warga Grogol Sukoharjo ini Curi Sepeda

Mau Pulang Kehabisan Ongkos, Warga Grogol Sukoharjo ini Curi Sepeda
TribunSolo.com/Agil Tri
Tertangkap Basah Curi Sepeda Ontel, Seorang Pria Digelandang Ke Polsek Sukoharjo 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Agil Tri

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Seorang pria asal Kecamatan Grogol Sukoharjo berinisial EB (32), terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran kepergok mencuri sepeda, Rabu (4/9/2019).

Menurut Kapolsek Sukoharjo, AKP Purwanto EB kedapatan mencuri sepeda milik Julianto (54) warga di Dukuh Larangan, Kelurahan Gayam, Sukoharjo.

Pelaku Pencurian Arca Boncelono di Tawangmangu Terancam 7 Tahun Penjara

Tidak Hanya Mencabuli Keponakannya, Pria Asal Grogol Sukoharjo Ini Juga Menyebarkan Video Asusilanya

Aksi itu dia lakukan sekitar pukul 11.00 Wib, saat EB hendak pulang kerumahnya.

Sebelumnya, EB mengurus sejumlah surat-surat di Satlantas Polres Sukoharjo.

Usai mengurus surat, EB hendak kembali kerumahnya, dan kehabisan uang untuk ongkos pulang.

"Dari keterangannya tadi, EB mau ke Terminal Sukoharjo naik bis besar, dan kemungkinan tidak mempunyai ongkos balik," katanya.

Saat sedang berjalan menuju tempat pemberhentian bis, dia melihat sepeda jenis BMX yang terparkir di depan rumah korban.

EB lalu mencoba mencuri sepeda tersebut.

Namun saat melancarkan aksinya, ada warga yang melihat aksi EB, lalu mengamankannya.

Mendengar informasi itu, anggota kepolisian yang berjaga di Kantor Satlantas Polres Sukoharjo langsung mendatangi lokasi dan membawa pelaku ke Polsek Sukoharjo Kota untuk dimintai keterangan.

Pelaku yang bekerja sebagai buruh tersebut lantas dilakukan pemeriksaan oleh jajaran Reskrim Polsek Sukoharjo Kota.

"Kemungkinan awalnya tidak ada niat mencuri, tapi karena tidak punya ongkos akhirnya mengambil sepeda yang ada didepan rumah warga, dari keterangannya tadi baru satu kali," imbuhnya.

Pelaku dikenakan pasal 362 KUHP tentang pencurian biasa dengan ancaman 5 tahun penjara.

"Sepeda ya cuma biasa, kalau dinominalkan tidak sampai Rp 500 ribu, ini masih penyelidikan, kalau pelaku tidak merupakan residivis kemungkinan kita tipiringkan," pungkasnya. (*)

Penulis: Agil Tri
Editor: Aji Bramastra
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved