Breaking News:

Penipuan Perekrutan PNS: Tardjono Raup Uang Ratusan Juta dari Korbannya

Mengaku sebagai utusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membantu pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

surya.co.id/aflahul abidin
Polres Trenggalek saat merilis pelaku penipuan dan penggelapan, Kamis (9/5/2019). 

TRIBUNSOLO.COM - Mengaku sebagai utusan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk membantu pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Begitu modus Tardjono Koesumo (53), warga Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung dalam mengelabui calon korban.

Salah satu korban yang terbujuk tipu itu, yakni Sutarman, warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan.

“Dalam proses dilakukan transaksi total kurang lebih Rp 120 juta,” ujar Kapolres Trenggalek AKBD Didit Bambang Wibowo S, saat gelar tangkapan, Kamis (5/9/2019).

Emak-emak Korban Renternir Demo di Depan Kantor Pemkab Gresik: Semakin Miskin dan Diuber Renternir

Tardjono mengenal korban lewat seorang perantara.

Korban menurut ketika Tardjono meminta uang sebagai syarat meloloskan sang anak menjadi PNS di Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek.

Awal perkenalan itu pada 2014. Tardjono mengaku bisa membantu anak korban lolos PNS untuk pengangkatan tahun 2016.

Pertama-tama, ia meminta kiriman uang senilai Rp 50 juta kepada korban untuk memuluskan jalan menuju pengangkatan PNS.

Dengan dalih uang yang disetor kurang, Tardjono kembali meminta uang berkali-kali dalam rentang enam bulan.

Dalam setiap transaksi lanjutan itu, Tardjono meminta Rp 10 juta.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved