Tak Bisa Sembarangan, Begini Caranya Memijat Bayi Agar Tak Salah

Meski dapat membuat tubuh bayi rileks, bukan berarti dapat melakukannya kapan saja, pijatlah bayi di waktu yang tepat.

Editor: Eka Fitriani
GOOGLE
bayi sehat dipijat 

TRIBUNSOLO.COM –  Tubuh bayi sangat sensitif sehingga tidak bisa sembarangan saat melakukan pijatan.

Perlu beberapa cara sehingga bayi tak merasa kesakitan saat dipijat.

Simak penjelasan mengenai apa saja yang perlu diperhatikan dalam memijat bayi berikut ini:

1. Pijat bayi di waktu yang tepat

Memijat bayi tidak boleh dilakukan di sembarang waktu.

Meski dapat membuat tubuh bayi rileks, bukan berarti dapat melakukannya kapan saja. Pijatlah bayi di waktu yang tepat.

Jangan lakukan pemijatan tepat setelah dia diimunisasi atau disusui, si kecil jelas uring-uringan, dan tidak akan merasa nyaman dan bisa menyebabkan mual.

Sebaiknya tunggu sekitar 30 menit atau lebih setelah menyusui, baru ibu bisa memanjakan si kecil dengan pijatan lembut.

Dan jangan memijat bayi ketika ia sedang sakit.

Saat bayi terkena demam atau pilek, pijatan hanya akan memperburuk keadaan.

Apalagi jika bayi sempat disuntik, memijatnya akan membuat sakit di area bekas suntikan, dan itu tidak baik untuk bayi.

2. Jangan memijat seluruh tubuh bayi dalam sekali jalan

Ini hanya akan berfungsi untuk merangsang dia, kata Roma.

Anda bisa mulai dengan kakinya pada minggu pertama, perut dan dada pada minggu kedua, lengan pada minggu ketiga, dan kembali pada minggu keempat.

3. Jangan terus memijat ketika bayi tidak menyukainya

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved